Header Ads

  • Breaking News

    Bangun Citra UBH Lewat Karya Nyata

    Rektor Universitas Bung Hatta, Prof Dr Niki Lukviarman didampingi unsur pimpinan universitas dan pengelola kegiatan KKN-PPM melepas mahasiswa berangkat ke lokasi pelaksanaan kuliah wajib universitas itu, Padang (14/7). (zulfadli)


    Padang - Ada kebahagiaan tersendiri yang dirasa Rektor Universitas Bung Hatta, Prof Dr. Niki Lukviarman saat melepas 2.011 mahasiswanya melakukan Kuliah Kerja Nyata - Pendidikan Pemberdayaan Masyarakat di berbagai daerah di Sumbar.

    "Saya merinding, tahun ini yang terbesar sejak saya hadir di Universitas Bung Hatta. Ini bukti Bung Hatta merupakan universitas besar. Kita pun dapat barokah mewisuda 1.044 mahasiswa Agustus nanti," ujar Prof Niki.

    Dikatakan Rektor Niki, capaian ini tak lepas dari kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dari semua elemen di universitas yang mengabadikan nama proklamator RI itu.

    Diharapkan mahasiswa ini bisa melakukan berbagai inovasi dalam menggali informasi, menghimpun potensi, dan melakukan fasilitasi yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di lokasi KKN-PPM itu. Keberhasilan mereka merupakan citra baik bagi kampus. Mereka kini garda terdepan menyuarakan sukses tidaknya proses pendidikan yang mereka terima selama ini.

    "Lewat KKN-PPM ini kita mempersiapkan mahasiswa sebelum mereka diwisuda dan berbaur di tengah-tengah masyarakat. Makanya, Bung Hatta menjadikannya mata kuliah wajib. Tak semua universitas memberlakukan hal ini," ujarnya.

    Dikatakan Prof Niki, Universitas Bung Hatta melaksanakan KKN-PPM untuk melatih mahasiswa bisa melakukan bakti pada masyarakat, membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Belajar menjadi problem solver, ikut dalam barisan pencari solusi bagi kesejahteraan masyarakat.

    Niki juga mengingatkan mahasiswa tidak larut dengan suasana KKN yang berlangsung hingga 14 Agustus nanti. Jangan sampai lupa mendaftar ulang karena proses itu bisa dilakukan secara online. Kerjasama dengan Bank Nagari memungkinkan pembayaran uang kuliah bisa dilakukan tanpa harus ke kampus.

    Apalagi sistem informasi dan teknologi yang dipakai Universitas Bung Hatta amat mendukung hal itu. Hanya saja, integrasi dengan sistem informasi Dikti mengharuskan semua disiplin waktu. Terlambat mendaftar berarti harus siap menanggung resiko tidak bisa ikut dalam perkuliahan semester depan. "Semua diatur oleh sistem sebagai bukti tekad kita  meningkatkan mutu dan menjadikan Bung Hatta universitas berkelas dunia. Rektor sekalipun tak bisa membantu, karena yang bisa membuka kunci pada sistem hanyalah adminnya di Dikti," tegasnya.

    Direktur LPPM UBH, Dr. Abdullah Munzir menyebutkan diantara KKN PPM itu ada 5 KKN-PPM Tematik. Satu di Tanjung Mutiara Agam, satu di Salayo Solok dan tiga di Pariaman. KKN  Tematik jadi bukti keunggulan program dari beberapa dosen di Bung Hatta. Mereka bisa menggaet perhatian Dikti lewat proposal bernasnya.

    "Lima nagari temapt dilaksanakannya KKN Tematik ini bisa berlanjut jadi cikal bakal daerah binaan universitas. Banyak kegiatan lain yang bisa diarahkan ke sana," ujar Munzir. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728