Header Ads

  • Breaking News

    SMP Adabiah Perluas Kesempatan Daftar Ulang

    Kepala SMP Adabiah Padang, Prana Jaya, meninjau kondisi terkini dari proses penerimaan peserta didik baru di sekolah yang dia pimpin. Dia terus berkoordinasi dengan panitia soal kebijakan yang diambilnya, Rabu (13/7). (zulfadli)

    Padang - Tak mau kalah dengan SMA Adabiah dan SMA Adabiah 2, tingkatan pendidikan lainnya pun terpacu dalam memperbanyak jumlah murid. Terutama SMP Adabiah.

    Kepala SMP Adabiah, Prana Jaya mengaku termotivasi untuk melakukan hal yang sama. Menolak siswa yang ingin belajar pada sekolah di bawah naungan perguruan moderen yang religius itu. Apalagi itu dilakukan pada tahap pendaftaran pertama. 

    "Kisah sukses kedua sekolah ini memotivasi kami untuk bisa berbuat serupa. Alhamdulillah kini sudah ada enam lokal dari delapan lokal yang kami siapkan. Insya Allah dengan kebersamaan dari semua elemen di SMP Adabiah, hal ini bisa kami capai," ujar Prana.

    Kesempatan untuk menuntut ilmu di seklah yang dipimpin Prana tersebut masih terbuka lebar. Panitia sudah menerima pendaftaran peserta didik baru, baik yang mendaftar ulang maupun menjadikan SMP Adabiah pilihan selanjutnya.

    Dikatakan Prana, dari yang terdaftar sudah memenuhi kuota. Namun masih belum mendaftar ulang. Mereka banyak yang mengatakan akan mendaftar setelah uang ada. Maklum setelah ramadhan dan lebaran dana mereka tersedot untuk persiapan menghadapi lebaran lalu sehingga uang untuk mendaftar terpakai hal itu.

    Menyiasati keluhan dari sejumlah orang tua calon siswa SMP Adabiah, Prana harus mengambil kebijakan yang kurang familiar dimkalangan yayasan. Sebagai kepala sekolah, dia harus menerima pendaftaran tunai. 
    Semua kewajiban siswa sejumlah Rp2.750.000 harus lunas. Barulah dia dapat tiket ikut rombongan belajar.

    Namun kondisi ekonomi saat ini berkata lain. Sebagai pendidik, Prana tak ingin memupus harapan calon siswanya. Anak-anak yang telah mendaftar tersebut harusnya diterima di sekolah itu. Apalagi ruh dari perguruan Adabiah sejak didirikan Dr. Abdullah Ahmad adalah menyediakan pendidikan bagi seluruh anak negeri.

    Untuk itu, dia harus memberikan kesempatan luas kepada calon yang sudah terdaftar atau yang akan mendaftar untuk segera mendaftar ulang. Berapa pun uang yang dimiliki saat ini, gunakan dulu untuk mendaftar. "Paling penting saat ini, pastikan anak tenang pikirannya karena sudah pasti dimana dia bersekolah. Soal angsuran dibicarakan setelah proses penerimaan ini," tegasnya.

    Bahkan tak menutup kemungkinan jika anaknya dari keluarga kurang mampu dan pintar pula, maka sekolah akan mengupayakan bantuan untuknya, bisa dari BOS, yayasan atau sumber lainnya.

    Soal mutu, tak usah khawatir. SMP Adabiah terkareditasi A, lulusannya lolos pada seleksi mandiri di sekolah favorit di Kota Padang. Siswi peraih UN tertinggi di sana Vioni Putri Dwinanda diterima di SMA 10 Padang.
    Sekolah ini punya banyak program unggulan seperti basket, pramuka, drumband, latihan dasar kepemimoinan, silat. Juga ada musik tradisional, tari dan tarung drajat. (404)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728