Wako Apresiasi KKN Tematik Unand
Padang - Universitas Andalas memilih Padang sebagai tempat pelaksanaan KKN tematik yang dilaksanakannya tahun ini. Dari sembilan jenis KKN yang dilaksanakannya pada 2016, perguruan tinggi ini menyelenggarakan KKN-PPM Hibah Dikti dan KKN-PPM Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR).
“Pemko menyambut baik KKN tematik yang dilaksanakan Universitas Andalas. Jika perlu kerjasama ini dilaksanakan tiap bulan, bukan hanya sekali setahun,” ujar Walikota Mahyeldi di Palanta, Rabu (15/6).
Mahyeldi mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Rektor karena memilih kembali Padang sebagai lokasi KKN Tematik yang mendukung infrastruktur permukiman di 10 kelurahan yang tersebar pada 10 kecamatan.
Dia mengharapkan kehadiran mashasiswa mampu menciptakan program dan kegiatan melalui peningkatan sarana infrastruktur permukiman, merubah pola pikir negatif masyarakat terhadap lingkungan dan menjngkatkan kualitas hidup masyarakat miskin terutama di permukiman kumuh.
Mahasiswa diminta turut memotivasi warga dan menggerakkan pemberdayaan masyarakat di lokasi KKN mereka.
Diakui Mahyeldi, program 100-0-100 bukanlah hal mudah dan ringan. Sebab program bkdang cipta karya dimana tercapainya target 100 persen akses air bersih, 0 persen kawan kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak butuh sinergisemua pihak.
Unand sudah seharusnya terlibat dalam gerakan bersama seluruh elemen masyarakat mewujudkan 100-0-100 yang pada tahun ini bertajuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ini.
“Kami sangat mengapresiasi Universitas Andalas karena telah melibatkan 200 lebih mahasiswa dari beberapa fakultas sehingga program-program kerja mereka lebih variatif sesuai potensi yang dimiliki kelurahan sasaran KKN. Mereka dapat membantu pemko melakukan pemetaan terhadap daerah itu,” ungkap Mahyeldi.
Wakil Rektor 1 Prof Dahrius, menyambut gembira sambutan Pemko Padang dalam serah terima 223 mahasiswanya yang akan ber-KKN di 10 kelurahan di Padang. Mahasiswa dari 15 fakultas ini dapat diberdayakan untuk membantu keberhasilan program 100-0-100 di Padang.
Unand ingin menyukseskan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini. Tahun lalu sudah dilaksanakan pemetaan dan dilanjutkan pada tahun ini.
Dari pemetaan ini akan dilakukan evaluasi dan digagas program untuk merealisasikannya.
“KKN ini tidak hanya ditentukan oleh kerja keras mahasisw saja, kami berharap dukungan dari setiap unsur pemerintahan kelurahan, kecamatan dan masyarakat. Mohon bjmbing dan arahkan mereka agar bisa memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Sebagai leading sektor kegiayan ini, BPMPKB yang dipimpin Muji Susilawati pun akan berusaha memberikan fasilitasi. Timnya akan turun melakukan monitoring dan evaluasi. Diharapkan cara ini memberikan dampak optimal bagi pencapaian program unggulan Padang.
“Kita ingin konsep seperti yang dirasakan Kampung KB saat ini membias ke kelurahan lainnya,” kata Muji.
(404)
“Pemko menyambut baik KKN tematik yang dilaksanakan Universitas Andalas. Jika perlu kerjasama ini dilaksanakan tiap bulan, bukan hanya sekali setahun,” ujar Walikota Mahyeldi di Palanta, Rabu (15/6).
Mahyeldi mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada Rektor karena memilih kembali Padang sebagai lokasi KKN Tematik yang mendukung infrastruktur permukiman di 10 kelurahan yang tersebar pada 10 kecamatan.
Dia mengharapkan kehadiran mashasiswa mampu menciptakan program dan kegiatan melalui peningkatan sarana infrastruktur permukiman, merubah pola pikir negatif masyarakat terhadap lingkungan dan menjngkatkan kualitas hidup masyarakat miskin terutama di permukiman kumuh.
Mahasiswa diminta turut memotivasi warga dan menggerakkan pemberdayaan masyarakat di lokasi KKN mereka.
Diakui Mahyeldi, program 100-0-100 bukanlah hal mudah dan ringan. Sebab program bkdang cipta karya dimana tercapainya target 100 persen akses air bersih, 0 persen kawan kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak butuh sinergisemua pihak.
Unand sudah seharusnya terlibat dalam gerakan bersama seluruh elemen masyarakat mewujudkan 100-0-100 yang pada tahun ini bertajuk Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ini.
“Kami sangat mengapresiasi Universitas Andalas karena telah melibatkan 200 lebih mahasiswa dari beberapa fakultas sehingga program-program kerja mereka lebih variatif sesuai potensi yang dimiliki kelurahan sasaran KKN. Mereka dapat membantu pemko melakukan pemetaan terhadap daerah itu,” ungkap Mahyeldi.
Wakil Rektor 1 Prof Dahrius, menyambut gembira sambutan Pemko Padang dalam serah terima 223 mahasiswanya yang akan ber-KKN di 10 kelurahan di Padang. Mahasiswa dari 15 fakultas ini dapat diberdayakan untuk membantu keberhasilan program 100-0-100 di Padang.
Unand ingin menyukseskan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini. Tahun lalu sudah dilaksanakan pemetaan dan dilanjutkan pada tahun ini.
Dari pemetaan ini akan dilakukan evaluasi dan digagas program untuk merealisasikannya.
“KKN ini tidak hanya ditentukan oleh kerja keras mahasisw saja, kami berharap dukungan dari setiap unsur pemerintahan kelurahan, kecamatan dan masyarakat. Mohon bjmbing dan arahkan mereka agar bisa memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Sebagai leading sektor kegiayan ini, BPMPKB yang dipimpin Muji Susilawati pun akan berusaha memberikan fasilitasi. Timnya akan turun melakukan monitoring dan evaluasi. Diharapkan cara ini memberikan dampak optimal bagi pencapaian program unggulan Padang.
“Kita ingin konsep seperti yang dirasakan Kampung KB saat ini membias ke kelurahan lainnya,” kata Muji.
(404)