Mahasiswa Pascasarjana UBH Harus Punya Pengalaman Luar Negeri
![]() | |
| Direktur Program Pasca Sarjana UBH, Dr. Zaitul memberikan sambutan dalam buka bersama keluarga besar program itu, Minggu (30/6). (zulfadli) |
Padang - Keluarga besar program pasca sarjana Universitas Bung Hatta (UBH) perkuat silaturrahim antara penyelenggara, dosen dan staf. Buka bersama di tahun pertama kepemimpinan Dr Zaitul sebagai direkturnya punya arti penting bagi kemajuan UBH ke depannya.
"Buka bersama ini kita maksudkan untuk makin memperkuat
silaturahim di antara kami sebagai penyelenggara program dengsn stsf
pengajar dan karyawan sekretariat. Sebab ke depan tantangan ke depan
makin berat. Apalagi kits tengsh mengupayakan seluruh mahasiswa kita
punya pengzlaman luar negeri," ujar Dr. Zaitul di sela-sela buks bersama
itu, Kamis (30/6)
Diungkapkan Zaitul, sebelum ini baru mahasiswa magister
Teknik Sipil yang punya pengalaman luar negeri tersebut. Mulai tahun
ajaran 2016/2017, semua mahasiswa kita programkan untuk itu. Mereka pada
satu masa studi, belajar di kampus luar negeri yang bekerja sama dengan
Pasca Sarjana UBH.
Baru-baru ini, Zaitul baru mengagas kerjasama dengan
Universitas Malaysia Terengganu (UMT). Universitas di pantai timur
Malaysia tersebut punya keunggulan di bidang maritim. Kerjasama itu
digagas untuk memberikan pengalaman pada mahasiswa program studi PSP2K.
Zaitul juga mengunjungi fasilitas labor, pembibitan dan
pengembang biakan biota laut yang potensial. Menurut dia, kerjasama ini
nantinya juga bermanfaat bagi mahasiswa S1 Perikanan UBH.
Di sisi manajemen, dalam dua bulan kepemimoinannya, Zaitul
melakukan koordinasi dan berbagai pembenahan internal. Semua ditujukan
untuk memudahkan studi dan memberikan kenyamanan pada calon magister.
"Buka bersama ini, kita bina silaturahim dan perkuat keikkhlasan staf
pengajar dalam mengajar, melakukan pendampingan bagi psra mahasiswa
kita. Kita ingin lukusan kita berkualitas, dan teruji di bidangnya
berkat bimbingan dosennya," tegas Pakar Manajemen UBH itu.
Kini pascasarjana juga telah menerapkan e-administration.
Dengan sistem berbasis web ini, mahasiswa prodi Magister PSP2K, Teknik
Sipil, Arsitektur, Ilmu Manajemen, Ilmu Hukum dan Pendidikan Bahasa dan
sastra Indonesia bisa melakukan urusan kemahasiswaannya dari mana saja.
Nanti staf sekretariat tinggal melakukan verifikasi saja terhadap
aplikasi sang mahasiswa.
"Dengan berbagai keunggukan ini, dan prodi yang umumnya
telah terakreditasi B, pascasarjana UBH bisa jadi rujukan temlat kuliah
yang sangat pantas dijadikan pilihan bagi calon magister di Sumbar dan
bahkan Indonesia," pungkasnya. (zul)
