Header Ads

  • Breaking News

    Pemprov Kendalikan Harga Lewat Bazar

    Padang - Pemerintah Provinsi Sumbar berupaya menekan lonjakan harga kebutuhan pokok pada Ramadhan dan jelang Lebaran melalui bazar. Melalui SKPD terkait, bazar tersebut dilaksanakan hingga 15 Juli di halaman kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar.

    “Kita ingin membantu meringankan beban masyarakat dalam Ramadhan dan mempersiapkan diri menyambut Lebaran. Biasanya harga-harga naik. Untuk menstabilkan harga, pemerintah berupaya memperbanyak bazar rakyat atau bazar Ramadhan,” ujar Gubernur Irwan Prayitno, usai membuka kegiatan itu Rabu (1/7).

    Dikatakan Irwan, bazar rakyat ini juga merupakan antisipasi naiknya inflasi akibat naiknya harga-harga barang. Gubernur yang gencar melaksanakan program pensejahteraan masyarakat Sumbar ini menyambut gembira fasilitasi pemasaran produk UMKM yang dilakukan Dinas Koperasi.
    Dengan terbantunya promosi dan banyaknya terjadi transaksi di bazar ini pasti menguntungkan pelaku UMKM. Berarti pemerintah sedikit banyak telah menjalankan tugas dan fungsinya.

    Gubernur secara khusus mengajak peserta bazar untuk berkenan menjual produknya lebih murah dibanding harga pasar. “Mari kita seiring sejalan membantu saudara-saudara kita mendapatkan kebutuhannya dengan harga lebih murah. Apalagi tempat disediakan gratis,” ujarnya.

    Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri menyebutkan upaya yang dilakukan untuk membuat harga di bazar lebih murah adalah subsidi yang diberikan kepada bahan pokok tertentu. Ada empat produk yang disubsidi yaitu beras, daging, ayam dan telur.

    Besaran subsidi yang diberikan Rp10.000 untuk beras ukuran lima kilogram. Daging juga disubsidi Rp10.000 tiap kilogram. Adapun ayam Rp 5.000 per ekor dan telur pun disubsidi sebesar itu per 30 butir.

    “Mungkin ada yang menilai upaya ini belum cukup efektif mengendalikan inflasi. Setidaknya kita terus berupaya mengendalikan harga pasar dan ini didukung Kementerian Koperasidan UKM,” ungkap Zirma.

    Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi, yang ditugasi gubernur memback-up penyediaan bahan pokok bersubsidi agar tak habis sebelum bazar ditutup pada 4 Juli nanti, menyatakan dinas yang dia pimpin telah siap sedia. UKM binaan mereka pun menyatakan kesiapannya.

    Dinas Peternakan juga menyelenggarakan bazar atau pasar murah di halaman Gubernuran pada 5 hingga 10 Juli nanti. Kemudian dilanjutkan pasar murah di halaman dinas itu hingga 15 Juli nanti. “Kami berharap program dan kegiatan kami bermanfaat optimal bagi masyarakat Sumbar. Ada 8 daerah yang juga kami back up pasar murahnya secara pendanaan,” ujarnya.

    Koperasi Sengkudaya yang berpusat di Masjid Raya Sumbar, juga mengikutsertakan anggotanya dalam bazar itu. Mereka ingin ikut membantu pemerintah memasarkan telur yang lebih murah dari harga pasaran.

    Riza dan Nova yang menggawangi salah satu konter telur bersubsidi itu menyatakan harga telur di pasar mencapai Rp36.000 per la piak. “Di sini kami jual cuma Rp35.000. Setelah disubsidi, harganya Rp30.000,”per 30 butir. (404)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728