Genjot Profesionalitas Alumni, KATUA Perbanyak Badan Otonom
Padang - Pemantapan aktualisasi eksponen serta organisasi Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas (KATUA) baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional hendaknya dilakukan secara konsisten. Semua eksponen KATUA diharapkan ikut memperjuangkannya.
“Untuk itu, kita akan mendorong terbentuknya badan otonom yang sifatnya koordinatif dengan DPP KATUA. Tidak harus terstruktur secara vertikal di bawah KATUA. Namun secara etik wajib menjaga marwah KATUA sebagai komunitas intelektual yang punya kepedulian,” ujar Ketua DPP KATUA, Surya Tri Harto, Selasa (12/5).
Surya yang didampingi Steering Committe Kongres Nasional III KATUA, Trinov Ramdhani dan Ketua Korwil Sumbar, Martios Alius, mengungkapkan badan otonom inilah yang bakal berperan besar dalam mewadahi dan mengembangkan potensi alumni yang profesional, mandiri dan punya kompetensi yang bisa diandalkan.
Jadi badan otonom Inilah yang akan menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan mahasiswa fakultas Teknik Universitas Andalas (FTUA), calon alumni dan anggota KATUA. Sementara DPP KATUA yang berfungsi sebagai solidarity maker, akan berperan mengkoordinasikan atau dan memfasilitasi badan otonom yang ada.
Yayasan Beasiswa Alumni (YBA) FTUA yang telah dibentuk alumni sejak 2007 siap menjadi salah satu Badan Otonom KATUA. YBA yang diketuai Irwan Nurbi mengatakan kesiapannya untuk menyukseskan repositioning peran KATUA.
YBA pun telah dirasakan peranannya oleh sejumlah mahasiswa Universitas Andalas, terkhusus dari FTUA. YBA meskipun secara struktural tidak vertikal namun selalu bersifat koordinatif dan bertindak membangun dan menjaga marwah KATUA.
Sejumlah lembaga yang dibentuk alumni pun menunggu hari H, Kongres Nasional III KATUA untuk menyatakan sikap agar lebih koordinatif. Bahkan ada wacana membentuk unit usaha untuk mendanai organisasi. Di samping badan usaha berbentuk perusahaan, koperasi banyak dilirik anggota sebagai badan hukum yang memayungi unit usaha KATUA. Di koperasi ini nantinya disinergikan usaha-usaha yang telah dirintis alumni.
Untuk itulah, kata Trinov, Kongres Nasional III ini dipersiapkan sedemikian rupa melibatkan banyak pihak. Anggota dari luar negeri pun sudah mengatakan kesiapan menyukseskan alek alumni ini.
“Dari pantauan kami, kamar-kamar di Grand Inna Muara laris manis. Begitu juga dengan hotel berdekatan,” ungkapnya.
Semua alumni ingin mempersembahkan yang terbaik bagi organisasi alumni dan almamater. Keluarga besar Alumni ingin reaktualisasi peran KATUA untuk berperan mengupgrade mutu lulusan FTUA.
Apalagi almamater pun terus menghendaki aksentuasi peran KATUA terhadap adik-adiknya di FTUA. “Kami siap menjadikan momen Kongres Nasional III KATUA dan Lustrum VI FTUA jadi hari bersejarah bagi semua,” ujar Trinov yang akrab dipanggil Angger ini optimis. (zul)