Direktur PDAM Padang Panjang Pimpin Peningkatan Kualitas Layanan
Padang - PDAM Padang Panjang mulai berbenah. Direkturnya yang baru dilan tik akhir pekan lalu, Herryzal AA menjawab harapan banyak pihak. Pria yang akrab dipanggil Herry itu memimpin pembenahan di lingkungan kerjanya dan peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan mereka.
"Kita melakukan sejumlah pembenahan. Pembenahan itu harus beru jung pada peningkatan kualitas layanan buat pelanggan. Insya Allah dengan dukungan karyawan, kami bisa melakukannya," ujar dia, Rabu (18/3).
Mendapat laporan ada pipa bocor di Sungai Andok Padang Panjang, Herry turut mendampingi upaya perbaikan tersebut. Ada tiga titik sekaligus yang mendapat perhatian Herry dan timnya. Pipa bocor di
dekat Jembatan Sungai Andok, kebocoran wash out di dekat trafo PLN dan melakukan pemeliharaan Jembatan Sungai Andok itu.
Jembatan pipa dibersihkan dari semak belukar untuk menghindari terjadi korosif. Akibatnya pipa berkarat. Jembatan pipa itu dicat kembali.
Menurut pria yang berpengalaman 30 tahun dan memimpin di kawasan 10.000 pelanggan dengan 8 staf , pipa bocor harus ditangani secepatnya untuk menjamin pasokan air ke rumah pelanggan. Jangan
sampai kebocoran pada jaringan PDAM berimbas pada yang lainnya seperti trafo dan struktur jembatan Sungai Andok.
Karyawannya juga ditanamkan sikap memiliki terhadap jaringan PLN serta sarana dan prasarana umum lainnya. Keikutsertaannya ke lapangan untuk menyemangati karyawan hingga punya etos kerja yang baik dan memastikan mereka punya sikap memiliki yang tinggi.
"Memang sulit pada awalnya, tapi saya harus melakukannya demi harmonisasi kerja dan sinergitas baik di lingkungan PDAM maupun pihak terkait lainnya, terutama pelanggan," ungkap pria yang juga menjadi pengurus Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah Padang itu optimis.
Ditegaskan, PDAM memang tak rugi jika kebocoran itu dibiarkan saja beberapa waktu lamanya. Air melimpah. Namun akibatnya bila dibiarkan hingga membesar tentu berdampak pada struktur pondasi
jembatan, bisa terjadi korsleting listrik. Pelanggan pun mengger utu karena hanya berupa tetesan air yang sampai ke mereka.
Ini merujuk amanat Walikota Hendri Arnis ketika pelantikan 9 Maret lalu. Walikota minta direktur harus memberikan inovasi baru terhadap PDAM sehingga bisa menyejahterakan karyawan dan mengun
dang investasi baru serta melakukan berbagai efisiensi dan opti malisasi. (zul)