Muslim Kasim Berharap Tuah Hanura
Padang - Lima tahun silam, Muslim Kasim dan Irwan Prayitno mendapat dukungan dari Hanura dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar periode 2010-2015. Berkat dukungan Hanura dan beberapa partai lainnya, pasangan ini melenggang menjadi pemimpin daerah ini. Irwan jadi gubernur dan Muslim sebagai wakilnya.Duet ini pun terlihat akur hingga masa bakti mereka habis. Inilah yang mungkin ingin diulang lagi oleh Muslim Kasim saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur yang diusung oleh Hanura nantinya.
“Saya tak mungkin jadi wakil gubernur jika tak ada dukungan dari Hanura dulunya,” ujarnya membuka percakapan di hadapan pengurus dan dewan pakar DPD Partai Hanura Sumbar, Selasa (10/2).
Dijelaskan, memang awalnya dia didukung menjadi calon gubernur oleh Hanura. Namun di injury time harus memilih jadi calon wakil gubernur dan dipasangkan dengan Irwan Prayitno. Dan pilihan Muslim Kasim terbukti tepat. Mereka dipilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.
Kini, dia membulatkan tekad untuk menjadi orang nomor satu di Sumbar. Sebab dengan demikian, impian dan ide-idenya tentang Sumbar lebih bisa teraplikasi jika dia bukan lagi sebagai orang nomor dua.
“Cara yang paling baik bagi saya untuk membangun ranah Minang adalah dengan menjadi gubernur yang memiliki kewenangan untuk itu,” katanya di kantor DPD Partai Hanura Sumbar.
Menurut dia, sebagai wakil gubernur, tidak semua ide dan gagasan yang dimiliki dapat diimplementasikan karena keterbatasan kewenangan. Sebagai calon gubernur, dia yakin akan mendapatkan dukungan dari masyarakat Sumbar, karena dia meyakini masyarakat Sumbar juga menginginkan perubahan. Dalam kesempatan itu, Muslim Kasim menyerahkan syarat yang diminta Partai Hanura diantaranya biodata dan visi misi singkat.
Ketua DPD Partai Hanura Sumbar, Marlis mengakui kalau Muslim Kasim merupakan sosok yang solutif untuk melakukan percepatan pembangunan Sumbar lima tahun ke depan. Karena, Muslim Kasim dianggap sosok yang memahami problematika pendidikan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan, agama serta adat dan budaya Minang.
“Saya mengakui ketokohan dan kepemimpinan Bapak Muslim Kasim (Wagub) Sumbar sejak beliau menjabat Bupati Padang Pariaman selama 2 kali periode, dan selama beliau menjadi Wakil Gubernur Sumbar. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa fisik dan pikiran pak Muslim luar biasa kuat dan tajamnya. Semangatnya sangat tinggi untuk berbuat dan melakukan percepatan pembangunan,” ujar Marlis.
Marlis yang didampingi Sekretaris DPD Hanura Sumbar, H. Muslim Harun, Pengurus DPD dan DPC Hanura Sumbar serta kader dan simpatisan menyambut baik kedatangan Muslim Kasim dan rombongan untuk mendaftar di Partai Hanura.
Apalagi, Muslim Kasim merupakan sosok yang tak asing lagi bagi keluarga besar Partai Hanura Sumbar di Jalan Palembang No.11, Ulak Karang, Padang.
Ditambahkan, dengan mendaftarnya Muslim Kasim berarti sudah lima tokoh yang mendaftar ke Partai Hanura. Diantaranya Epiyardi Asda, Fauzi Bahar, Shadiq Pasadigoe, Syamsu Rahim dan Muslim Kasim. Kelimanya punya keunggulan masing-masing.
“Semangat hidup yang tinggi, kedermawanan, hati yang bersih, suka membantu orang lain yang ditimpa kesulitan membuat beliau tetap sehat dan terhindar dari kepikunan. Namun kami di Tim 5 akan coba memilih untuk mengusulkan calon terbaik ke DPP. DPP yang akan memutuskan nantinya,” ujar Muslim via telepon, Rabu (11/2).
Sebagai partai terbuka, kata Muslim, Hanura tetap masih membuka pendaftaran bagi calon terbaik daerah ini. Biasanya masih ada yang mendaftar di injury time. “Jadi kita tunggu saja,” ujarnya. (zul/012)