LAZISMU Gencarkan Pengumpulan ZIS di Bulan Ramadhan
Padang - Lembaga amil zakat, infaq dan shadaqah muhammadiyah (LAZISMU) menggiatkan pengumpulan zakat infak dan shadaqah (ZIS) pada bulan Ramadhan 1435 H. Bahkan LAZISMU juga bakal segera memproses tanah wakaf dari seorang hamba Allah di Sungai Lareh Lubuk Minturun Padang.
“Kami dari pengurus LAZISMU aktif mengumpulkan zakat, infaq dan shadaqah dari kaum muslimin di Padang khususnya dan di Sumbar umumnya. Apalagi di bulan Ramadhan ini umumnya umat Islam tambah bersemangat untuk berlomba untuk fastabiqul khairat,” ujar Ketua LAZISMU, Al Imran Yunus, Rabu (9/7).
Menurut Al Imran buka bersama anak yatim dari Panti Asuhan Aisyiyah Daerah Padang dan yatim sekitar Masjid Tawakkal km 5,8 By Pass yang diadakan Senin lalu adalah bukti betapa kaum muslimin bersemangat untuk beramal. LAZISMU bisa mengadakannya berkat dukungan dari donatur dan kerjasama Masjid Tawakkal.
Menurut dia, LAZISMU cepat-cepat mengadakan buka puasa bersama tersebut lantaran cepat pula maksud dan tujuan para donatur tersampaikan. Mereka tambah semngat beramal. Sementara penggalangan dana untuk buka bersama atau rencana penyediaan paket lebaran bagi para yatim itu terus dilakukan. Katanya dana yang terus terkumpul itu untuk buka bersama dengan yatim di kawasan lain.
Al Imran juga sangat mengapresiasi Nasyiatul Aisyiyah (NA) Padang dan Sumbar dalam mengontak rekan-rekannya untuk menyalurkan sebagian rezeki lewat LAZISMU. “Ini sangat membantu kami. Apalagi Ketua PW Muhammadiyah ikut hadir dan menyemangati kami dalam acara buka bersama Senin lalu itu,” ujarnya.
Menurut dia LAZISMU membuka tujuh program yang diusung oleh lembaga yang hadir sejak 2010 tersebut. Ketujuhnya adalah Program 700 Alquran, program relawan pendidik, dorong belajar, dana kesehatan, paket lebaran, dana bergulir dan bina muallaf.
Dijelaskannya, program 700 alquran dimaksudkan untuk meningkatkan semangat baca alquran di kalangan generasi muda. Paket alquran beserta terjemahannya ini dihargari Rp70.000. Satu alquran pun didonasikan akan diterima oleh LAZISMU. Adapun dorong belajar adalah untuk memotivasi para majelis pendidikan dasar dan menengah Muhammadiyah. Per paketnya Rp600.000.
Sedangkan program dorongan belajar untuk menyemangati siswa berprestasi agar selalu giat meningkatkan kemampuannya. Per paketnya Rp250.000. LAZISMU juga membantu melunasi kewajiban peserta BPJS yang kurang mampu lewat program dana kesehatan. Per paketnya Rp260.000. Peket lebaran bagi anak yatim seharga Rp100.000.
Dana bergurlir kepada para dhuafa Rp1 juta per paket. Dan untuk menunjang tugas majelis tabligh dan majelis tarjih muhammadiyah, dan pembinaan para muallaf, LAZISMU membentuk program bina muallaf. Dana yang harus diupayakan sebesar Rp70 juta per tahun. Untuk itu dia mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk menyalurkan ZIS mereka ke LAZISMU. (zul)
“Kami dari pengurus LAZISMU aktif mengumpulkan zakat, infaq dan shadaqah dari kaum muslimin di Padang khususnya dan di Sumbar umumnya. Apalagi di bulan Ramadhan ini umumnya umat Islam tambah bersemangat untuk berlomba untuk fastabiqul khairat,” ujar Ketua LAZISMU, Al Imran Yunus, Rabu (9/7).
Menurut Al Imran buka bersama anak yatim dari Panti Asuhan Aisyiyah Daerah Padang dan yatim sekitar Masjid Tawakkal km 5,8 By Pass yang diadakan Senin lalu adalah bukti betapa kaum muslimin bersemangat untuk beramal. LAZISMU bisa mengadakannya berkat dukungan dari donatur dan kerjasama Masjid Tawakkal.
Menurut dia, LAZISMU cepat-cepat mengadakan buka puasa bersama tersebut lantaran cepat pula maksud dan tujuan para donatur tersampaikan. Mereka tambah semngat beramal. Sementara penggalangan dana untuk buka bersama atau rencana penyediaan paket lebaran bagi para yatim itu terus dilakukan. Katanya dana yang terus terkumpul itu untuk buka bersama dengan yatim di kawasan lain.
Al Imran juga sangat mengapresiasi Nasyiatul Aisyiyah (NA) Padang dan Sumbar dalam mengontak rekan-rekannya untuk menyalurkan sebagian rezeki lewat LAZISMU. “Ini sangat membantu kami. Apalagi Ketua PW Muhammadiyah ikut hadir dan menyemangati kami dalam acara buka bersama Senin lalu itu,” ujarnya.
Menurut dia LAZISMU membuka tujuh program yang diusung oleh lembaga yang hadir sejak 2010 tersebut. Ketujuhnya adalah Program 700 Alquran, program relawan pendidik, dorong belajar, dana kesehatan, paket lebaran, dana bergulir dan bina muallaf.
Dijelaskannya, program 700 alquran dimaksudkan untuk meningkatkan semangat baca alquran di kalangan generasi muda. Paket alquran beserta terjemahannya ini dihargari Rp70.000. Satu alquran pun didonasikan akan diterima oleh LAZISMU. Adapun dorong belajar adalah untuk memotivasi para majelis pendidikan dasar dan menengah Muhammadiyah. Per paketnya Rp600.000.
Sedangkan program dorongan belajar untuk menyemangati siswa berprestasi agar selalu giat meningkatkan kemampuannya. Per paketnya Rp250.000. LAZISMU juga membantu melunasi kewajiban peserta BPJS yang kurang mampu lewat program dana kesehatan. Per paketnya Rp260.000. Peket lebaran bagi anak yatim seharga Rp100.000.
Dana bergurlir kepada para dhuafa Rp1 juta per paket. Dan untuk menunjang tugas majelis tabligh dan majelis tarjih muhammadiyah, dan pembinaan para muallaf, LAZISMU membentuk program bina muallaf. Dana yang harus diupayakan sebesar Rp70 juta per tahun. Untuk itu dia mengajak kaum muslimin dan muslimat untuk menyalurkan ZIS mereka ke LAZISMU. (zul)