Anak-anak PaUD Terpadu Hauriyah Halum, Isi Acara Jelang Berbuka di Padang TV
Padang - Pengelola PAUD Hauriyah Halum rupanya punya kiat untuk memotivasi anak giat belajar dan berprestasi. Anak-anak ditampilkan di TV.
Momen Ramadhan jadi ajang penampilan hasil belajar anak-anak tersebut. Mereka hadir di Padang TV jelang buka puasa dan jelang waktu shalat. Sebelum waktu shalat anak-anak membacakan doa sehari-hari dan ayat-ayat pendek. Sementara jelang berbuka, mereka membacakan doa berbuka puasa.
"Alhamdulillah kita bisa membuat anak-anak kian semangat belajar. Mereka giat menghafal doa dan ayat pendek. Ingin tampil di TV juga," ujar Kepala PAUD Terpadu Hauriyah Halum, Nina Ramayenda, Senin (7/7).
Nina menceritakan di hari pertama sekolah di Ramadhan 1435 H ini, anak-anak pada sibuk bertanya. Kapan mereka bisa masuk TV juga seperti teman-temannya Nadira Denas Sastri, Bima Ahren Alfarezi dan lainnya. Antusiasme yang diperlihatkan anak didiknya itu tentu saja membuat Nina gembira.
Berarti mereka punya keinginan. Tinggal bagaimana menyalurkannya. Nina dan teacher lainnya di lembaga yang bertekad jadi a local pre-school with an international perspective itu menjadikannya sebagai penyemangat anak-anak itu untuk bisa hafal doa dan ayat-ayat pendek tersebut.
Kata Nina, tampilnya anak di TV berkat dukungan orang tua murid yang tergabung di komite dan Yayasan Muwaffaqah Hauriyah Halum. Padang TV juga peduli terhadap sekolah itu. Sehingga penampilan anak diulang-ulang oleh pihak televisi.
Terkait sekolah di Bulan Ramadhan, Nina ingin membiasakan anak untuk puasa dan memberitahu mereka kegiatan yang sama juga bakal mereka ikuti di jenjang pendidikan selanjutnya. Anak-anak tidak boleh bawa bekal dari rumah dan di sekolah juga tidak disediakan makanan. Ketika pulang mereka dibekali makanan untuk buka puasa.
Pembiasaan puasa dari 8.30 hingga pukul 10 ini bertujuan minimal mereka tahu ada ibadah puasa di Bulan Ramadhan bagi orang beriman. Dan selama di sekolah, anak dikenalkan niat dan doa buka puasa, tata cara berpuasa, diajarkan doa dan ayat pendek. Jelang pulang anak shalat dhuha dulu.
Nina buka rahasia, pertama anak diajar baca bismillah. Itu diulang terus. Lalu al fatihah. Bacaan ini dikenalkan guru saat akan masuk sambil melakukan gerak tertentu. Kemudian diulang lagi sebelum mulai belajar. "Insya Allah dua atau tiga hari anak bisa hafal. Lalu mereka dikenalkan huruf hijaiyah dan bacaannya lewat gerak dan lagu," ujarnya.
Menurut Nina, pengenalan huruf hijaiyah dan ayat Alquran ini yang membuat anak didiknya cepat membaca dan menulis. (Zul)
