UBH Perkuat Alumni, Bidik Akreditasi Institusi
Padang - Segenap civitas akademika Universitas Bung Hatta (UBH) berupaya
agar perguruan tinggi mereka mendapat akreditasi, minimal B. Mereka seperti tak
kenal lelah untuk mencapai tujuan itu sehingga khususnya tim akreditasi bekerja
siang malam.
“Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) penting sekali
bagi universitas sendiri. Dan jika nilainya minimal B, maka akan sangat
memudahkan bagi para lulusan untuk mendapatkan pekerjaan. Untuk itulah kita
berusaha keras mendapatkannya,” tegas Rektor UBH, Prof. Niki Lukviarman, di
sela-sela acara obrolannya dengan unsur pimpinan pada malam keakraban wisudawan
wisudawati ke-61 UBH, di Inna Muara Padang, Sabtu (12/4).
Diungkapkan Niki, AIPT penting artinya bagi perguruan tinggi
baik negeri maupun swasta. Ini sesuai dengan tuntutan UU No.12 tahun 2012. Dia
menekankan, April ini harus sudah terkirim ke Badan Akreditasi Nasional
Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal ini dimaksudkan agar usulan akreditasi bisa
secepatnya diproses dan tim penilai cepat pula datang ke UBH.
Dijelaskannya, semua upaya yang dikerahkan bertujuan
meningkatkan kualitas lulusan. Jika kualitas lulusan diakui maka dan mudah
mendapatkan pekerjaan, tentu pamor perguruan tinggi akan meningkat.
Niki juga berharap semua prodi di perguruan tinggi yang dia
pimpin mendapat kualitas sehat dari Kopertis. Prodi yang sehat akan
berkontribusi terhadap penilaian akreditasi. Peran alumni juga diakui Niki
punya posisi tawar tinggi dalam akreditasi. Alumni juga bakal diwawancara oleh
tim penilai.
“Saya menyambut baik inisiasi wisudawan pascasarjana untuk
membentuk forum komunikasi alumni. Forum ini akan memperkuat organisasi alumni
universitas. Keberadaan mereka bakal kita apresiasi,” ujarnya.
Ketua Panitia Malam Keakraban, Efrizon, menyambut baik
dukungan yang diberikan Rektor tersebut. Menurut pria yang digadang-gadang para
alumni yang diwisuda hari itu sebagai ketua alumni mereka mengatakan bahwa ada
tujuan besar di balik pembentukan organisasi alumni mahasiswa pascasarjana UBH
tersebut.
Dia dan teman-teman bakal menghimpun kekuatan jejaring mereka
untuk kemajuan universitas. Merek Wadah alumni mereka gunakan sebagai ajang
silaturahmi diantara para alumni hingga alumni yang berasal dari daerah dan
instansi berbeda lebih mengenal satu sama lain. Ikatan lahir dan batin yang
terjalin inilah modal besar mereka mewujudkan impian tersebut.
Kejutan Istimewa
Di malam keakraban tersebut para alumni menghadiahkan
kejutan istimewa kepada dosennya. Hiburan yang dipersiapkan masing-masing pimpinan
prodi dan alumni berubah seketika. Sejenak semua mata tertuju pada Dr. Evarita,
dosen pada Magister Teknik Sipil.
Lampu yang sengaja dipadamkan sejenak memberi kesempatan
bagi alumni membawa kue ultah bagi sang dosen yang tak lain adalah isteri Direktur
Program Pascasarjana, Prof Nasfryzal Carlo. Betapa bahagianya Evarita saat kue
ultah sudah berada di hadapannya dan serentak hadirin menyanyikan lagu ulang
tahun baginya.
Kejutan istimewa di ultah emas ini sungguh tak disangka oleh
Evarita. Tenaga Fungsional Perencana pada Bappeda Sumbar mendapat suapan dan
pelukan mesra dari sang suami tercinta. (zulfadli)