Header Ads

  • Breaking News

    Kenali Penyebab Alergi, Anak Butuh Protein Susu Sapi

    Jakarta - Kaum ibu harus memahami penyebab alergi pada anaknya. Alergi bukan hanya disebabkan mengkonsumsi susu sapi. Kendati alergi yang disebabkan protein susu sapi merupakan bentuk alergi makanan yang paling umum dialami oleh anak-anak. Namun 0,3% - 7,5% anak yang mengalami alergi protein susu sapi ini. Hal ini mengemuka dalam diskusi Nutritalk yang diselenggarakan Sarihusada.

    “Sarihusada percaya bahwa setiap anak berhak untuk tumbuh dan berkembang dengan dukungan nutrisi yang tepat dan seimbang, terutama pada 1000 hari pertama kehidupannya," ujar Head of Corporate Affairs Sarihusada, Arif Mujahidin di Jakarta, Kamis (22/4).

    Menurut Arif, materi yang dibahas pada diskusi Nutritalk kali ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran Ibu mengenai alergi, tertutama alergi terhadap protein susu sapi. Dengan cara ini mereka bakal lebih memperhatikan kebutuhan nutrisi yang paling tepat untuk buah hati mereka. Dikatakannya, dengan edukasi yang dilakukan semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh kembangnya optimal. Apalagi di tengah kondisi yang beragam seperti saat ini karena mereka butuh protein tinggi untuk pertumbuhannya.

    Edukasi ini didukung oleh Kepala Subdirektorat Bina Gizi Klinik, Direktorat Bina Gizi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. Marina Damajanti, MKM. Dia menyatakan dibutuhkan edukasi bagi para Ibu untuk mengetahui penanganan yang tepat untuk anak dengan alergi susu sapi. Tanpa edukasi mengenai gejala dan penanganan yang tepat, maka anak di Indonesia beresiko mengalami hambatan dalam proses tumbuh kembang dan tentunya ini akan berpengaruh terhadap kualitas generasi penerus bangsa Indonesia.

    Ditegaskan pula oleh Ketua Divisi Alergi-Imunologi Bagian Ilmu Kesehatan anak FK UI, RSCM, dr. Zakiudin Munasir, SpA(K). Alergi umumnya mengenai anak yang mempunyai bakat alergi. Dalam dunia kedokteran dikenal dengan atopik. Bakat alergi bisa diturunkan secara genetik oleh salah satu atau kedua orangtuanya. Jika orang tua memiliki alergi terhadap suatu makanan, termasuk susu sapi, maka 50% kemungkinan si anak memiliki alergi yang sama. Ada juga faktor lingkungan.

    Ia menjelaskan, gejala yang paling sering muncul adalah mulai dari muntah, kolik, diare, darah dalam feses serta masalah pada kulit berupa bentol merah gatal, bentol merah berisi cairan, keropeng, kulit kering dan gatal. Gejala klinis lain yang mungkin muncul adalah bengkak dan gatal di bibir sampai lidah, nyeri dan kejang perut, muntah sampai diare berat yang disertai berdarah. Alergi ini juga bisa juga berdampak pada gangguan saluran pernapasan seperti bersin-bersin disertai gatal di hidung, hidung tersumbat, batuk pilek berulang, sesak napas dan asma.

    Namun dia menyarankan selama penanganan alergi susu sapi, pemberian air susu ibu atau ASI kepada bayi yang menderita alergi tersebut tidak boleh dihentikan. Terlebih selama masa pemberian ASI eksklusif pada saat bayi berusia 0-6 bulan.

    Dia hanya mengingatkan bila ASI tidak dapat diberikan atas indikasi medis, ibu bisa menggunakan susu formula ‘hipoalergenik’ atau pemberian susu kedelai (soya). Susu pertumbuhan kedelai merupakan alternatif karena mengandung isolat protein kedelai dan sudah difortifikasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Diutamakan yang mengandung isolat protein kedelai.

    Ahli Tumbuh Kembang Anak, dr. Bernie Endryani Medise, SpA(K), MPH juga menjelaskan bahwa anak dengan alergi makanan lebih sering mengalami gangguan pertumbuhan. Sehingga langkah yang paling ideal adalah menghindari makanan penyebab yang bisa menimbulkan keluhan alergi, memberikan subtitusi nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah tepat serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin. “Hal ini akan membantu anak alergi tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelasnya. Demikian relis yang diterima Singgalang. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728