Header Ads

  • Breaking News

    TK Semen Padang Ajak Anak Berani Aktualisasikan Diri

    Padang - Anak-anak TK Semen Padang (TK SP) diajak mengaktualisasikan dirinya pada momen

    peringatan Hari Kartini.  Mereka diajak memahami perjuangan Kartini sembari menyatakan keberhasilan mereka belajar di TK yang akan merayakan ultah emasnya tersebut.
    "Anak-anak dikenalkan dengan lingkungan PT Semen Padang hingga termotivasi mendapatkan pendidikan setinggi mungkin. Lewat kegiatan ini kita sisipkan juga pemahaman tentang perjuangan Kartini," ujar Kepala TK Semen Padang, Deni Lastri, Selasa (22/4).

    Diungkapkan Deni lewat pawai di lingkungan pabrik semen tertua di Indonesia tersebut juga dilakukan dalam rangka memperingati ulang tahun (ultah) ke-104PT Semen Padang, ultah ke-43 Yayasan Igasar Semen Padang. Ia bersama guru dan pimpinan yayasan juga ingin anak-anak dan orang tuanya bangga sekolah di TK itu. Apalagi mereka dibalut pakaian kebanggaan yang mewakili aneka keterampilan di TK tempat mereka menuntut ilmu.

    Ada anak yang memakai pakaian adat, seragam pejuang, dokter kecil,  pakaian pramuka prasiaga hingga toga yang digunakan saat menamatkan pendidikan. Iring-iringan itu disemangati dengan drumband yang dimainkan Abdur Rahman dan kawan-kawan.

    Pawai itu tentu saja diikuti dengan antusias oleh anak. Cahya Asy Syifa dari B.3 yang kakinya luka saja tetap memilih dalam rombongan ketimbang dibonceng mamanya. Begitu pula Fakru Rahman Aldzaki dari B.2 yang sedang sakit namun bersikeras ikut. Kendati dia yang aktif di drumband hanya kebagian di rombongan dokter kecil.

    "Memang capek, kaki sakit karena luka namun kami senang bisa ikut peringatan hari Kartini," kata Syifa sambil bergelut dengan kawannya Aurell.

    Sejumlah orang tua yang berkesempatan mengiringi anaknya pada pawai itu menyambut baik kegiatan ini. "Kami mendukung penuh kegiatan TK, karena membentuk karakter anak. Anak diajar berani mengaktualisasikan dirinya dan kenal lingkungannya," ujar Christin, orangtua Savero Yovalino dari Kelas B.1.

    Apa yang dikatakan Christin cukup beralasan sebab anak-anak dibiarkan istirahat cukup lama di bawah pepohonan di Lapangan Cubadak Indarung sambil menatap kantor pusat PT Semen Padang. Para guru pun menjelaskan di sanalah Direktur Utama Munadi Arifin dan jajarannya mengatur operasionalisasi pabrik semen tertua itu.

    Hasil kerja keras mereka sebagian digunakan untuk menutupi biaya operasional Yayasan Igasar yang menaungi TK. Hingga Ketua Yayasan Yuzri Boy dan jajarannya bisa menghadirikan lingkungan sekolah yang nyaman di TK.

    Sekolah Bermutu
    Christin yang akrab dipanggil Ina ini mengatakan TK Semen Padang lebih baik dibanding TK anaknya di Bogor dulu. Apalagi TK ini berbasis Islam, sehingga Ina merasa terbantu dengan pendidikan agama dan baca Quran anaknya.

    Ina berani mengatakan ini lantaran sudah hunting ke banyak sekolah sebelum menjatuhkan pilihan ke TK Semen Padang. Biaya pendidikan relatif murah dibanding kualitas pengajarannya.

    Ina pun mendengar celoteh danenyaksikan perkembangan anaknya. Meski baru dua bulan bergabung, dia merasa senang di TK Semen Padang.

    Pengawas TK di UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Lubuk Kilangan, Chandra Ekawita pun menyebutkan TK itu termasuk sekolah yang bagus di daerahnya. Guru punya kemampuan merata, kurikulum tertata, dan sudah mengarah ke sekolah adiwiyata. Apalagi yayasan pun mendukung Tiap  kegiatan TK.

    Halaman sekolah yang luas dan penataan lingkungan memberikan kesempatan lebih luas kepada anak untuk menikmati usia emas mereka.  (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728