Guru PAUD Kecamatan Tambang Kagumi Hauriyah Halum
Padang - Usia TK Hauriyah Halum belum genap dua tahun. Namun telah dijadikan tempat rujukan oleh guru-guru PAUD di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Riau.
Sebanyak 40 Guru TK/PAUD di kecamatan itu berkunjung ke Hauriyah Halum. Mereka ingin melihat bagaimana proses pembelajaran di sana. Sebab mereka pemasaran juga kenapa Dinas Pendidikan Kota Padang merekomendasikan Hauriyah Halum kepada mereka.
"Kami kesini ingin melihat proses belajar anak usia dini yang dikelola TK ini. Kami studi banding ke sini," ujar Aisyah, Ketua IGTK Kecamatan Tambang kepada Kepala TK Hauriyah Halum, Nina Ramayenda, Kamis (27/2).
Menanggapi hal itu, Nina minta Aisyah yang didampingi Ketua Himpaudi Kampar Betriwati untuk menyebut kunjungan mereka sebagai silaturahmi saja. Jangan studi banding.
"Mohon sebut pertemuan kita dengan silaturahmi saja. K;ami belum apa-apa untuk jadi bahan perbandingan bapak dan ibu, " ujar Nina merendah.
Hampir dua jam lebih tamu dari provinsi tetangga itu berada di Hauriyah Halum. Mereka melihat proses belajar dari mulai anak datang, bertegur sapa dengan Guru dan temannya, berbaris sebelum masuk Kelas. Anggota Himpaudi itu juga menyaksikan belajar di kelas dan sentra-sentra yang ada di TK itu. Melihat tenaga pengajar yang piawai melaksanakan tugasnya.
Mereka takjub, Hauriyah Halum tidak mengajarkan tulis baca. Melainkan membentuk anak hingga mengenal potensinya. Anak pun diajar mandiri, terampil dan berkarakter. Namun secara halus bisa mengenalkan anak untuk membaca dan menulis.
Semua proses membuat kagum para tamu itu. Mereka bersyukur dapat berkunjung. Para Guru itu mengaku dapat banyak pengetahuan. Apalagi mereka masih banyak tamatan SMA.
"Kami berterimakasih telah diberi kesempatan untuk dikunjungi TK lain oleh dinas pendidikan Kota Padang. Ini motivasi bagi kami untuk lebih mengembangkan pembelajaran di sini," ungkap Nina. (Zul)
Sebanyak 40 Guru TK/PAUD di kecamatan itu berkunjung ke Hauriyah Halum. Mereka ingin melihat bagaimana proses pembelajaran di sana. Sebab mereka pemasaran juga kenapa Dinas Pendidikan Kota Padang merekomendasikan Hauriyah Halum kepada mereka.
"Kami kesini ingin melihat proses belajar anak usia dini yang dikelola TK ini. Kami studi banding ke sini," ujar Aisyah, Ketua IGTK Kecamatan Tambang kepada Kepala TK Hauriyah Halum, Nina Ramayenda, Kamis (27/2).
Menanggapi hal itu, Nina minta Aisyah yang didampingi Ketua Himpaudi Kampar Betriwati untuk menyebut kunjungan mereka sebagai silaturahmi saja. Jangan studi banding.
"Mohon sebut pertemuan kita dengan silaturahmi saja. K;ami belum apa-apa untuk jadi bahan perbandingan bapak dan ibu, " ujar Nina merendah.
Hampir dua jam lebih tamu dari provinsi tetangga itu berada di Hauriyah Halum. Mereka melihat proses belajar dari mulai anak datang, bertegur sapa dengan Guru dan temannya, berbaris sebelum masuk Kelas. Anggota Himpaudi itu juga menyaksikan belajar di kelas dan sentra-sentra yang ada di TK itu. Melihat tenaga pengajar yang piawai melaksanakan tugasnya.
Mereka takjub, Hauriyah Halum tidak mengajarkan tulis baca. Melainkan membentuk anak hingga mengenal potensinya. Anak pun diajar mandiri, terampil dan berkarakter. Namun secara halus bisa mengenalkan anak untuk membaca dan menulis.
Semua proses membuat kagum para tamu itu. Mereka bersyukur dapat berkunjung. Para Guru itu mengaku dapat banyak pengetahuan. Apalagi mereka masih banyak tamatan SMA.
"Kami berterimakasih telah diberi kesempatan untuk dikunjungi TK lain oleh dinas pendidikan Kota Padang. Ini motivasi bagi kami untuk lebih mengembangkan pembelajaran di sini," ungkap Nina. (Zul)