Header Ads

  • Breaking News

    Jembatan Gantung 100 Meter di IV Jurai Pessel Rampung, Warga Sambut Bahagia



    ESISIR SELATAN, OKEBANA.COM — Jembatan Gantung Pejalan Kaki Tipe Rigid sepanjang 100 meter di wilayah Nagari Tambang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, telah rampung dan kini mulai dimanfaatkan masyarakat.

    Jembatan yang pembangunannya dilaksanakan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II, tersebut menjadi akses penghubung yang dinilai membantu aktivitas warga di kawasan tersebut.

    Kehadiran jembatan ini memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan anak-anak menuju sekolah serta mobilitas warga dan pengangkutan hasil pertanian.

    Secara fisik, jembatan dilengkapi pagar pengaman baja, akses jalan beton, drainase, serta penerangan di kawasan jembatan. Bagian pylon jembatan juga menggunakan warna merah putih.

    Wali Nagari Koto Rawang, Derijol, menyampaikan apresiasi kepada BPJN Sumatera Barat atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut. Menurut Derijol, pembangunan jembatan itu telah lama dinantikan masyarakat sejak 2024.

    “Kita menanti dari tahun 2024, alhamdulillah tahun ini terealisasi dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Derijol saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (29/8/2026).

    Manfaat jembatan juga dirasakan warga yang menjalankan aktivitas usaha di sekitar lokasi.

    Mira, pemilik kedai kopi yang berada tidak jauh dari jembatan, mengatakan keberadaan jembatan membantu aktivitas warga sehari-hari.

    “Dengan adanya jembatan ini warga sangat terbantu. Mengenai tidak semua kendaraan roda empat bisa lewat, itu kan sudah ada pemberitahuan bahwa hanya mobil ambulans yang bisa lewat,” tuturnya.
    Warga Diminta Patuhi Aturan

    Seiring mulai digunakannya jembatan, masyarakat diminta memperhatikan ketentuan keselamatan agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara aman dan terjaga dalam jangka panjang.

    Jumlah pengguna jembatan dibatasi maksimal 40 orang dalam satu waktu. Warga juga diimbau tidak berlari, bermain, berfoto selfie, maupun bersandar pada pagar pembatas ketika berada di atas jembatan.

    Anak-anak dianjurkan didampingi saat menyeberang. Masyarakat juga diminta tidak melintas ketika hujan deras atau debit air sungai meningkat.

    Kebersihan lingkungan sekitar jembatan juga perlu dijaga bersama. Sementara kendaraan roda empat tidak diperkenankan melintas, kecuali kendaraan darurat seperti ambulans sesuai ketentuan.

    Rampungnya jembatan gantung tersebut diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat di wilayah IV Jurai sekaligus mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.

    Bagi masyarakat, keberadaan jembatan bukan sekadar hadirnya sebuah bangunan baru, tetapi bertambahnya akses yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari. (Red)


    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728