Walikota Mahyeldi: Bangga dengan Bung Hatta, Harus Sukses
Padang - Rasa bangga terhadap sosok Bung Hatta, makin terpatri saat Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyapa mahasiswa baru Universitas Bung Hatta. Mahyeldi memberi penegasan pada sisi kepemudaan, nasionalisme dan kepintaran Bung Hatta merekat persatuan bangsa.
Mahyeldi mengingatkan sekali kepada para ‘Bung Hatta Muda’ tentang peran dan tanggung jawab mereka menjaga nama Bung Hatta. Mereka juga diwajibkan untuk sukses.
Mahyeldi menjelaskan satu alasan kenapa mereka harus sukses adalah lantaran mereka kuliah di kampus yang menyandang nama Mohammad Hatta yang terkenal dengan sebutan Bung Hatta.
“Nama Bung Hatta terpatri pada nama kampus ini. Memakai namanya ini punya resiko. Mahasiswanya harus sukses. Jika mahasiswa-mahasiswi Universitas Bung Hatta tidak sukses maka Bung Hatta tidak akan tersenyum di kampus ini,” ujar Mahyeldi seolah menohok seluruh hadirin di auditorium Kampus II Air Pacah, Sabtu (9/9).
Alasan lain kenapa mereka harus sukses karena mereka orang Sumatera Barat dan Bung Hatta lahir di Sumatera Barat juga. Mahyeldi mengingatkan empat founding father Indonesia, tiga diantaranya berasal dari Sumatera Barat. Salah satunya adalah Bung Hatta. “Artinya adek-adek harus bertanggung jawab menjaga nama baik Bung Hatta sebagai founding father negeri ini,” tegasnya.
Dalam sesi motivasi jelang penutupan PKKMB Universitas Bung Hatta tahun 2017 ini, Mahyeldi minta penegasan terhadap komitmen mahasiswa baru untuk mengejar kesuksesan. “Semua mahasiswa Universitas Bung Hatta Sekarang siap untuk sukses. Sekarang tinggal Pak Rektor, Wakil
Rektor dan para dosen di sini untuk membantu merealisasikan tekad adik-adik kita ini,” ungkapnya penuh harap seraya mengingatkan seluruh komponen di kampus itu untuk bersatu dan mau bekerjasama.
Walikota juga siap bersinergi. Sebagai bukti komitmennya, Mahyeldi memakai kaos Mahasiswa Bung Hatta Keren yang dihadiahkan Rektor Universitas Bung Hatta, Prof.Dr.Azwar Ananda. Aksi orang nomor satu di Padang ini tentu saja menadpat tepuk meriah dari para mahasiswa baru.
Rektor Prof. Dr. Azwar Ananda mengharapkan para mahasiswa baru mengingat dan memegang teguh pesan-pesan Walikota Padang. Rektor ingin mereka juga berprestasi seperti kakak-kakak seniornya yang diberi penghargaan di acara tersebut. Bahkan rektor berharap mahasiswa baru lebih baik lagi prestasinya seiring layanan prima yang menjadi prioritas utama sejak kepemimpinannya di universitas itu beberapa waktu lalu.
“Renungi materi-materi yang diberikan selama PKKMB. Aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari terkhusus karakter kebunghattaan,” ujarnya.
Rektor juga menjelaskan program unggulan yang diterapkan lebih intensif mulai 2017 ini. Ini semua dilakukan untuk meningkatkan kualitas lulusan. Rektor menargetkan, kampus proklamator dengan dukungan semua pihak dapat masuk rangking 50 besar perguruan tinggi Indonesia.
Dr. Albusyra Fuadi sebagai ketua panitia pelaksana menjelaskan kegiatan PKKMB selama tiga hari itu, mahasiswa sudah memberi empat bekal yang terkonsep dan ditargetkan universitas. Mereka sudah saling mengenal rekan satu prodi, satu jurusan/fakultas. Mereka dikenalkan keunggulan prodi mereka masing-masing.
Materi makin dimantapkan dengan outbond untuk memupuk rasa percaya diri sendiri, kebersamaan dan semangat untuk kerja dalam tim. Pagi Sabtu, 1400 lebih mahasiswa baru bisa menyelesaikan pembuatan lima siluet yang terdiri dari warna bendera, garuda, siluet Bung Hatta, tulisan be proud and confident dan tulisan Bung Hatta keren.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Walikota Padang, Bapak Danlanud, Bapak Danrem, General Manajer Telkom, Pimpinan Wilayah BNI 46, Branch Manjer Telkomsel Padang, pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pimpinan jurusan/program studi, BEM, unit kegiatan mahasiswa yang terlibat aktif memberikan kebanggaan terhadap mahasiswa baru Universitas Bung Hatta. Juga tak kalah pentingnya tenaga non kependidikan yang tulus membantu kesuksesan acara. Terima kasih banyak dan mohon kami dari panitia mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga apa yang kita lakukan bermanfaat untuk membuat Universitas Bung Hatta makin jaya,” ungkap pria yang akrab dipanggil Dial ini.
Dial juga mengapresiasi partisipasi Mio Hayata, mahasiswi Gifu University yang tengah tugas belajar di Teknik Kimia Universitas Bung Hatta. Mio Hayata menambah keren nuansa PKKMB tahun ini. Satu hal yang keren juga adalah penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sepanjang 2017. (jus)
Mahyeldi mengingatkan sekali kepada para ‘Bung Hatta Muda’ tentang peran dan tanggung jawab mereka menjaga nama Bung Hatta. Mereka juga diwajibkan untuk sukses.
Mahyeldi menjelaskan satu alasan kenapa mereka harus sukses adalah lantaran mereka kuliah di kampus yang menyandang nama Mohammad Hatta yang terkenal dengan sebutan Bung Hatta.
“Nama Bung Hatta terpatri pada nama kampus ini. Memakai namanya ini punya resiko. Mahasiswanya harus sukses. Jika mahasiswa-mahasiswi Universitas Bung Hatta tidak sukses maka Bung Hatta tidak akan tersenyum di kampus ini,” ujar Mahyeldi seolah menohok seluruh hadirin di auditorium Kampus II Air Pacah, Sabtu (9/9).
Alasan lain kenapa mereka harus sukses karena mereka orang Sumatera Barat dan Bung Hatta lahir di Sumatera Barat juga. Mahyeldi mengingatkan empat founding father Indonesia, tiga diantaranya berasal dari Sumatera Barat. Salah satunya adalah Bung Hatta. “Artinya adek-adek harus bertanggung jawab menjaga nama baik Bung Hatta sebagai founding father negeri ini,” tegasnya.
Dalam sesi motivasi jelang penutupan PKKMB Universitas Bung Hatta tahun 2017 ini, Mahyeldi minta penegasan terhadap komitmen mahasiswa baru untuk mengejar kesuksesan. “Semua mahasiswa Universitas Bung Hatta Sekarang siap untuk sukses. Sekarang tinggal Pak Rektor, Wakil
Rektor dan para dosen di sini untuk membantu merealisasikan tekad adik-adik kita ini,” ungkapnya penuh harap seraya mengingatkan seluruh komponen di kampus itu untuk bersatu dan mau bekerjasama.
Walikota juga siap bersinergi. Sebagai bukti komitmennya, Mahyeldi memakai kaos Mahasiswa Bung Hatta Keren yang dihadiahkan Rektor Universitas Bung Hatta, Prof.Dr.Azwar Ananda. Aksi orang nomor satu di Padang ini tentu saja menadpat tepuk meriah dari para mahasiswa baru.
Rektor Prof. Dr. Azwar Ananda mengharapkan para mahasiswa baru mengingat dan memegang teguh pesan-pesan Walikota Padang. Rektor ingin mereka juga berprestasi seperti kakak-kakak seniornya yang diberi penghargaan di acara tersebut. Bahkan rektor berharap mahasiswa baru lebih baik lagi prestasinya seiring layanan prima yang menjadi prioritas utama sejak kepemimpinannya di universitas itu beberapa waktu lalu.
“Renungi materi-materi yang diberikan selama PKKMB. Aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari terkhusus karakter kebunghattaan,” ujarnya.
Rektor juga menjelaskan program unggulan yang diterapkan lebih intensif mulai 2017 ini. Ini semua dilakukan untuk meningkatkan kualitas lulusan. Rektor menargetkan, kampus proklamator dengan dukungan semua pihak dapat masuk rangking 50 besar perguruan tinggi Indonesia.
Dr. Albusyra Fuadi sebagai ketua panitia pelaksana menjelaskan kegiatan PKKMB selama tiga hari itu, mahasiswa sudah memberi empat bekal yang terkonsep dan ditargetkan universitas. Mereka sudah saling mengenal rekan satu prodi, satu jurusan/fakultas. Mereka dikenalkan keunggulan prodi mereka masing-masing.
Materi makin dimantapkan dengan outbond untuk memupuk rasa percaya diri sendiri, kebersamaan dan semangat untuk kerja dalam tim. Pagi Sabtu, 1400 lebih mahasiswa baru bisa menyelesaikan pembuatan lima siluet yang terdiri dari warna bendera, garuda, siluet Bung Hatta, tulisan be proud and confident dan tulisan Bung Hatta keren.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Walikota Padang, Bapak Danlanud, Bapak Danrem, General Manajer Telkom, Pimpinan Wilayah BNI 46, Branch Manjer Telkomsel Padang, pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pimpinan jurusan/program studi, BEM, unit kegiatan mahasiswa yang terlibat aktif memberikan kebanggaan terhadap mahasiswa baru Universitas Bung Hatta. Juga tak kalah pentingnya tenaga non kependidikan yang tulus membantu kesuksesan acara. Terima kasih banyak dan mohon kami dari panitia mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga apa yang kita lakukan bermanfaat untuk membuat Universitas Bung Hatta makin jaya,” ungkap pria yang akrab dipanggil Dial ini.
Dial juga mengapresiasi partisipasi Mio Hayata, mahasiswi Gifu University yang tengah tugas belajar di Teknik Kimia Universitas Bung Hatta. Mio Hayata menambah keren nuansa PKKMB tahun ini. Satu hal yang keren juga adalah penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sepanjang 2017. (jus)