Header Ads

  • Breaking News

    Wako Padang Tekadkan Komitmen Raih KLA 2030

    Padang - Keberhasilan Padang meraih predikat Nindya pada puncak peringatan Hari Anak Nasional di Pekanbaru sangat membanggakan Padang. Kota ini mampu menempati urutan ketiga dari 126 kota yang dianggap sudah menuju kota layak anak (KLA)

    Walikota Mahyeldi memandang capaian ini sangat berarti bagi kota. Mahyeldi mensyukurinya
    "Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan kepada warga dan semua pihak yang telah berpartisipasi hingga meraih penghargaan ini. Hanya tiga di Indonesia yang mampu meraih kategori Nindya. Artinya pemerintah menilai kota kita sebagai kota yang menghargai hak-hak anak," ujarnya di ruang kerjanya, Senin (24/7).

    Walikota mengakui keberhasilan ini membanggakan. Tidak mudah meraihnya. Begitu terasa saat berbagai upaya telah dilakukan dan hanya mampu menempatkan diri di ketegori Madya, tingkatan kedua dari kabupaten/kota yang meraih penghargaan menuju KLA.

    Kini Padang setahap lagi menuju kategori utama sebagaimana Surabaya. Tentu banyak hal yang harus ditingkatkan. Hak-hak anak dan semua fasilitas yang ramah anak harus ditingkatkan. Sekolah harus ramah anak dan bebas dari bully, puskesmas ramah anak taman bermain yang representatif, ruang laktasi, tempat penitipan anak di kantor pemerintahan makin diperhatikan. Padang pun pada 2018 harus sudah bebas iklan rokok. Perda sudah diajukan dan akan dilakukan perbaikan jika diperlukan demi menenuhi harapan generasi muda yang sering dilontarkan ke pria yang juga mumpuni jadi imam di Masjidil Haram itu.

    "Di Balaikota ini akan segera dibangun ruang representatif bagi penitipan dan ruang bermain yang aman dan nyaman. Juga ruang laktasi. Perda pendukung akan kita lengkapi" ujarnya.
    Upaya menghadirkan ruang seperti itu agar ibu tetap bisa dekat dengan anak dan sekali empat jam bisa menyusui anak mereka. Secara bertahap akan ditingkatkan pula di berbagai unit layanan umum. Trotoar yang nyaman dan aman pun bakal diperbanyak terutama ke arah pusat wisata keluarga di Pantai Padang.

    "ASN harus berpartisipasi untuk menyukseskan program kita untuk menghadirkan generasi berkualitas di kota ini. Kita harus berupaya mengambil keuntungan demografi demi kejayaan Padang dan Indonesia secara umum," tegasnya.

    Mahyeldi pun berharap Organisasi Peranfkat Daerah terkait hendaknya mampu menciptakan peluang agar pihak BUMN dan swasta mau makin terlibat dalam upaya menuju kota yang benar-benar layak anak sebagaimana dicanangkan Menteri Yohana Yembise di Pekanbaru.

    "Pada 2030, kota-kota di Indonesia harus sudah layak anak. Kita berharap Padang bisa merealisasikannya sebelum itu. Hanya selangkah lagi jadi utama, lalu layak anak. Butuh komitmen kita semua," harapnya memotivasi semua elemen.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB yang mendampingi Mahyeldi sangat mengapresiasi dukungan walikota. Penurunan iklan rokok yang dilakukannya fenomenal. Kebijakan dan program yang dilakukan mengacu pada pemenuhan hak anak.

    "Rencana walikota menambah persentase anggaran di OPD-OPD untuk memenuhi 31 hak anak benar-benar kami apresiasi. Semoga Padang bisa benar-benar menjadi kota layak anak," pungkasnya. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728