STIEPI Berkomitmen Siapkan Lulusan Berkompetensi
Padang - Peningkatan mutu lulusan dan mutu lembaga pendidikan senantiasa dilakukan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbankan Indonesia. Jelang usia ke-17, kampus yang fokus melahirkan tenaga keuangan dan perbankan ini melengkapi lulusannya dengan berbagai kompetensi.
“Kita bahagia 94 persen lulusan STIEPI bekerja di berbagai lembaga keuangan, perusahaan atau instansi baik swasta maupun pemerintahan. Mutu lembaga dan kualitas lulusan terus kita tingkatkan agar STIEPI menjadi pilihan orang tua dan anaknya tamat sekolah menengah atas,” ujar Ketua STIE Perbankan Indonesia, Lisa Fitriani, Senin (12/6).
Lisa menyatakan STIE Perbankan Indonesia punya spesifikasi dalam basis keilmuan dan tergambar jelas peluang kerja lulusannya. Lisa beserta tenaga pengajar dan penelola sekolah tinggi itu bertekad memberi soft skill keuangan dan perbankan yang berorientasi untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja.
Mahasiswa juga dilengkapi dengan ilmu perpajakan terapan. Hal ini dimungkinkan para dosen mereka umumnya menjadi konsultan pajak di sejumlah perusahaan atau lembaga di daerah ini. Lisa dan timnya ingin saat orang berbicara pendidikan Sumbar, dalam benaknya terbayang ahli akuntansi dan perpajakan. STIEPI ingin mengukir sejarah ini.
Kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa digenjot pula. Diberlakukan peringkat TOEFL minimal mahasiswa. English day juga bakal diterapkan lebih baik. Begitu juga dengan kualitas lembaga dengan terus menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang bisa memperkuat kompetensi dan posisi tawar lulusan mereka.
Diungkapkan Lisa, hasil bagus itu tak lepas dari upaya para pengajar, mahasiswa dan dukungan pengurus Yayasan Bina Sejahtera serta para pihak. Lewat Certif Jakarta, STIEPI bisa membantu peningkatan sumber daya manusia Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sumbar. Dengan Perbarindo Riau, STIEPI diminta berperan memberdayakan karyawan perbankan anggotanya. Juga ada kerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan dan bursa efek Indonesia.
Menurut Lisa, kerjasama yang terjalin tersebut amat menguntungkan. Mahasiswa bisa dilibatkan, makin mudah mendapatkan tempat magang. Tak hanya itu, banyak diantaranya yang ditawarkan untuk memperkuat lembaga perbankan tempat mereka magang.
Kemajuan STIEPI ini pernah dipuji Wakil Pemimpin Cabang Bidang Pemasaran Bank Nagari, Restu Wirawan. Pada kesempatan wisuda ke-15 dia pernah menyatakan lembaga pendidikan binaan bank tempat dia bekerja sudah menunjukkan perkembangan yang amat menggembirakan. Sejumlah terobosan telah dilakukan Yayasan Bina Sejahtera dan pimpinan STIEPI untuk meningkatkan kompetensi lulusan mereka. (zul)