Perkumpulan Ibu Parak Gadang Santuni 266 Yatim dan Si Miskin
Padang - Kaum ibu Parak Gadang punya kasih sayang yang besar terhadap anak yatim dan warga miskin di daerahnya yang terolong pada prasejahtera I dan II. Di momen Ramadhan jelang Idul Fitri 1438 H ini, kaum perempuan yang tergabung dalam Persatuan Ibu-ibu Parak Gadang itu berbagi kebahagiaan dan menunjukkan kepedulian mereka.
Anak yatim dikasihi, orang miskin disantuni di Bagodang Parak Gadang. Ini dilakukan agar semua warga di Parak Gadang, Parak Pisang dan Air Camar Koto Dalam sama-sama bergembira di hari lebaran nanti. Tak ada anak yatim, warga miskin, para jompo dan warga wajib dibantu yang bersedih di saat warga Parak Gadang lainnya bergembira ria.
“Kami meneruskan cara-cara yang dilakukan orang tua kami sejak jaman Jepang dulu. Pada zaman sulit dulu, ibu-ibu di Parak Gadang mendatangi rumah-rumah penduduk yang dinilai ada kelebihan untuk menyumbang apa yang mereka bisa. Telah lima generasi keberadaan organisasi ini,” ujar panitia, Hj. Taji’ah, Minggu (18/6).
Perempuan yang juga bendahara perkumpulan itu mengungkapkan tahun ini terhimpun dana Rp70 juta yang akan dibagikan kepada 266 orang. Sebanyak 47 diantaranya merupakan yatim yang mendapatkan santunan lebaran sebesar Rp500.000 per orang. Peran masjid dan mushala sekitar juga sangat dominan hingga bisa menghimpun Rp30.000.000.
Ketua Persatuan Ibu-ibu Parak Gadang, Hj Sri Mulyani menyatakan keharuannya betapa donatur di Parak Gadang dan perantauan masih mau menyisihkan hartanya untuk sesama. Padahal sama diketahui ekonomi saat ini cukup sulit.
"Terima kasih banyak para donatur. Keikhlasan saudara membantu sesama dibalasi Allah SWT dan dampaknya menyebabkan jumlah santunan yang kita berikan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Para yatim yang dulu hanya mendapat Rp400.000 kini bisa diberikan Rp 500.000,” ucapnya bahagia.
Sekcam Padang Timur Zulbahri menegaskan apa yang dilakukan ibu-ibu Parak Gadang sangat diapresiasi. Pasti ada trik khusus mendekati mereka hingga bisa dihimpun dana sebesar itu.
"Hal-hal yang baik untuk sosial kemasyarakatan hanya bisa dilakukan orang-orang berfikir dan berzikir. Hasilnya terlihat betapa wajah-wajah gembira memenuhi tempat ini," ujarnya di dampingi Lurah Ganting Parak Gadang, Edison. (404)
Anak yatim dikasihi, orang miskin disantuni di Bagodang Parak Gadang. Ini dilakukan agar semua warga di Parak Gadang, Parak Pisang dan Air Camar Koto Dalam sama-sama bergembira di hari lebaran nanti. Tak ada anak yatim, warga miskin, para jompo dan warga wajib dibantu yang bersedih di saat warga Parak Gadang lainnya bergembira ria.
“Kami meneruskan cara-cara yang dilakukan orang tua kami sejak jaman Jepang dulu. Pada zaman sulit dulu, ibu-ibu di Parak Gadang mendatangi rumah-rumah penduduk yang dinilai ada kelebihan untuk menyumbang apa yang mereka bisa. Telah lima generasi keberadaan organisasi ini,” ujar panitia, Hj. Taji’ah, Minggu (18/6).
Perempuan yang juga bendahara perkumpulan itu mengungkapkan tahun ini terhimpun dana Rp70 juta yang akan dibagikan kepada 266 orang. Sebanyak 47 diantaranya merupakan yatim yang mendapatkan santunan lebaran sebesar Rp500.000 per orang. Peran masjid dan mushala sekitar juga sangat dominan hingga bisa menghimpun Rp30.000.000.
Ketua Persatuan Ibu-ibu Parak Gadang, Hj Sri Mulyani menyatakan keharuannya betapa donatur di Parak Gadang dan perantauan masih mau menyisihkan hartanya untuk sesama. Padahal sama diketahui ekonomi saat ini cukup sulit.
"Terima kasih banyak para donatur. Keikhlasan saudara membantu sesama dibalasi Allah SWT dan dampaknya menyebabkan jumlah santunan yang kita berikan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Para yatim yang dulu hanya mendapat Rp400.000 kini bisa diberikan Rp 500.000,” ucapnya bahagia.
Sekcam Padang Timur Zulbahri menegaskan apa yang dilakukan ibu-ibu Parak Gadang sangat diapresiasi. Pasti ada trik khusus mendekati mereka hingga bisa dihimpun dana sebesar itu.
"Hal-hal yang baik untuk sosial kemasyarakatan hanya bisa dilakukan orang-orang berfikir dan berzikir. Hasilnya terlihat betapa wajah-wajah gembira memenuhi tempat ini," ujarnya di dampingi Lurah Ganting Parak Gadang, Edison. (404)