MBCC 'Satukan' HTT dan HBT Lewat Barongsai
Padang - Warga Padang harus bersatu, bahu-membahu untuk membangun kota ini. Hal ini
diungkapkan oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah usai mengumumkan pemenang lomba barongsai di depan Kyriad Bumi Minang, Sabtu (3/12).
"Warga kota ini terdiri dari berbagai etnis dan Malindo berupaya menampilkan seni dan budaya anak bangsa untuk memeriahkan Feskon Terbesar di Padang ini. Alhamdulillah, kita memang sedang membangun sinergi dan ini sangat baik bagi perkembangan Padang ke depannya, " ujar Mahyeldi.
Mahyeldi menyambut baik upaya dewan pengarah Malindo Bussiness Cultural Centre (MBCC) Asia yang menyiapkan kegiatan ini sedemikian rupa. Di Padang ada suku bangsa India, China, Melayu sebagaimana di Malaysia. Keberadaan mereka mewarnai kehidupan kota ini. Budaya dan seni mereka harus kita hargai, salah satunya dengan memberi kesempatan untuk menghibur para tamu.
Tak kalah pentingnya kehadiran investor dan wisatawan yang hadir di iven itu. "Saya tadi telah memaparkan potensi dan peluang investasi di Sumbar kepada para investor yang hadir di acara ini. Insya Allah akan ada realisasinya hingga kehadiran mereka membawa kemajuan bagi Indonesia dan Malaysia," ujarnya.
Lomba Barongsai yang digagas MBCC Asia, sengaja mempertemukan dua perhimpunan keluarga, HTT dan HBT yang punya barongsai yang sudah tampil di kejuaraan dunia di Malaysia. Bahkan tiap marga punya barongsai dan beberapa diantaranya sudah juara di kejuaraan dunia.
Dua perhimpunan keluarga itu dibagi atas empat tim barongsai HTT-A, HTT-B, HBT-A dan HBT-B. Masing-masing tim berlomba menampilkan kemampuan terbaiknya. Mereka sama-sama bagus hingga penilaian juri tak terpaut jauh. Dan juri memilih HTT-B sebagai yang terbaik diikuti HBT-A. Juara ketiga diraih HBT-B dan HTT-A.
"Teknik, keserasian gerakan dengan musik dan tingkat kesulitan gerakan yang menentukan pemberian markah (nilai) oleh juri," ujar salah satu juri dari Malindo, Mhd Komaruddin.
Terlihat jelas, meski kedua kongsi ini berupaya jadi juara dalam iven tersebut, kehangatan begitu terasa. Pendukung dan pemain keempat tim sama bertepuk sebagai pertanda kagum atas penampilan tim yang sedang beraksi di depan juri dan para tetamu Feskon.
Pemain musik barongsai dari HTT dan HBT berkolaborasi mengiringi tabuhan gendang Dato Seri Alex Ong. Kombinasi apik permainan gendang dan iringan pemain musik keempat tim barongsai mengundang decak dan tepukan gemuruh tamu Feskon. "Ini persembahan khusus dari Malindo," ujar Dato Alex menyambut pujian Walikota Padang yang menyatakan dewan pengarah festival ekonomi dan seni budaya anak bangsa itu sebagai pemain terbaik malam Minggu itu. (zul)
