Header Ads

  • Breaking News

    Guru dan Siswa SMAAdabiah 2 Berpacu Peroleh Medali Emas

    Padang - Guru dan Siswa SMA Adabiah 2 ikut mempersembahkan medali bagi kontingen Porprov Kota Padang. Bahkan siswa kelas X.5 sekolah itu menyumbang 3 medali sekaligus.

    Adalah Stifen Trietmi yang menyumbang tiga medali, emas, perak dan perunggu. Ketiganya dari nomor renang 4x100 meter estafet gaya ganti putra, perak dari nomor 4x100 meter estafet gaya bebas putra dan perunggu dari 4x100 meter estafet gayabebas putra. Stifen pun hampir menambah medali perunggu di nomor 100 meter gaya bebas putra. Namun ia harus puas di tempat ke empat dengan catatan waktu 28 detik.

    Seniornya Marcellino Alif Naufal dari kelas XII.IPA.5 juga menyumbang medali emas dari basket putra. Dari basket ini guru olahraga SMA Adabiah Syafrizal 'Komet' mendapat medali emas. Dia sukses mengantarkan tim basket Padang unggul atas Bukittinggi dari ajang Porprov 2016.

    "Raihan prestasi guru dan siswa ini menunjukkan sinergi yng kuat untuk terus berprestasi. Kami bangga mereka tampil membela nama Padang dan berhasil meraih medali pula. Sedikit banyak, mereka membawa nama sekolah mereka juga khan?" ujar Kepala SMA Adabiah 2 Padang Hj Marniati Zamsya yang diampingi keempat wakilnya, Ratna Gustiherlina, Mastini, Elvi Zahara dan Astita, Jumat (9/12).

    Pihak sekolah tentu saja bangga dengan mereka sebab mereka mengukir prestasi itu saat sekolah di SMA Adabiah 2. Prestasi mereka menambah deretan prestasi sekolah hingga kini. "Kami akan dukung mereka untuk terus berprestasi. Juga diharapkan mereka tidak mengabaikan akademik mereka. Kemampuan akademik berdampak pada wawasan mereka," ungkap Marniati.

    Yayasan Syarikat Oesaha pun berbangga dengan prestasi ini. Saat mereka melapor untuk ikut Porprov, pihak yayasan memberi dukungan penuh. Ada sedikit uang saku bag mereka sebagai wujud dukungan tersebut. 

    Latihan Terus
    Stifen yang mulai menyukai renang sejak kelas 3 SD, mengaku dimotivasi papanya untuk menjadi atlet renang. Hingga jadilah ia juara FL2SN. Mengakrabi kolam sejak pagi buta menjadi aktifitas hariannya. Jam 5 harus sampai di kolam dan berlatih hingga pukul 6. Lalu buru-buru mempersiapkan diri ke sekolah. 

    Bahkan ia harus rela makan di mobil agar tak terlambat sekolah. Sang mama yang selalu telaten mengupayakan si bungsu bisa latihan dan tak terganggu sekolahnya. Sore hari kembali akrab dengan air. Dan itu dibalasnya dengan menyabet tiga medali sekaligus dari satu ajang. Kini dia termotivasi untuk giat berlatih agar bisa ikut PON 2020 nanti dan breprestasi gemilang.

    Sementara kakak kelasnya Marcel mengaku jadi atlet basket secara kebetulan. Tak terbayang baginya jadi pemain basket karena tak sedikit pun hobi olahraga ini. 

    "Semua serba kebetulan. Kebetulan didaftarkan kawan waktu di SMP Adabiah dulu. Sering berlatih membuat dia kepincut dengan basket dan menekuninya hingga kini dan mendapat medali emas," ujar Marcel riang.

    Ini emas kedua bagi Marcel setelah di POPWIL wilayah 1 di Riau dia pun meraih medali emas pertamanya. Marcel pun menapak asa menjadi pemain basket nasional. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728