Header Ads

  • Breaking News

    3.000 Siswa Sekolah Islam Terpadu ‘Mondok’ di Pagaruyung

    Padang - Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Regional 1 wilayah Sumbagut banjiri halaman Istano Basa Pagaruyung. Mereka mengadakan Kemah Ukhuwah 2 Regional 1 Sumbagut yang dipusatkan di bumi perkemahan  pada pusat kerajaan Minangkabau itu, Rabu-Minggu (28/9 - 2/10).


    “Kita menyambut gembira kesempatan mengadakan Jambore Pandu Sekolah Islam Terpadu Regional Wilayah I setelah tahun lalu dilangsungkan di Sibolangit. Kita sengaja pilih Pagaruyung untuk menunjukkan pawisata Sumbar secara umum dan khususnya pusat Istana Kerajaan Minangkabau kepada 3.000 orang keluarga besar JSIT yang hadir,” ujar Ketua Umum JSIT Sumbar, H. Muhammad Amin didampingi Humas JSIT Sumbar, Nursalim usai pembukaan jambore itu, Kamis (29/9).

    Dia mengatakan perkemahan wilayah merupakan wadah silaturahim bagi gerakan pramuka khususnya Pramuka SIT. Ajang itulah yang selalu dinantikan kehadirannya sebagai kegiatan terbesar Sekolah Islam Terpadu Regional 1 wilayah SUMBAGUT yang meliputi Aceh, Sumut, Riau, Kep. Riau, dan Sumbar.

    Diungkapkannya, sejak kepanduan SIT bergabung ke gerakan Pramuka pada 2008, telah diadakan perkemahan nasional pertama pada 2008 dan perkemahan wilayah sebanyak V kali. Selain sebagai bukti penggabungan pandu menjadi pramuka, juga sebagai sumbangsih Pramuka Sekolah Islam Terpadu bagi bangsa dan negara melalui pembinaan karakter generasi muda.

    Jambore ini dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk membina generasi muda. Karena saat ini mereka seolah hilang jati dirinya. Kebanggaannya terhadap pramuka mulai berkurang, bahkan banyak yang dari mereka yang tidak mengenal apa itu pramuka.

    Padahal wadah itu akan menjadi salah satu pilar penyelamat bagi generasi muda. Mereka lebih bangga kepada kegiatan hura-hura yang tidak mendatangkan manfaat sedikitpun. Pada saat pramuka dipandang sebelah mata, pramuka SIT hadir memberikan warna baru dan menggelorakan semangat bagi gerakan pramuka agar tetap berjaya.

    Ditambahkan Nursalim, perkemahan diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mengembangkan pribadi yang tangguh, mandiri, peduli dan bertanggung jawab. membangun jiwa cinta terhadap bangsa dan tanah air.

    Perkemahan juga diharap dapat menumbuhkan rasa persaudaraan sejati, menggalang persatuan, menambah pengalaman dan peningkatan rasa patriotism pramuka penggalang dan penegak satuan komunitas pramuka SIT se-regional I. Membentuk pramuka yang aktif, kompetitif dan sportif berbudi tinggi, beradab sehat, berpengatahuan luas dan berpikiran bebas. Juga wadah bagi generasi muda khususnya yang tergabung dalam Gerakan Pramuka Sekolah Islam Terpadu untuk berkreasi bagi pengembangan diri dan menambah wawasan kepramukaan serta membina karakter mulia bagi generasi muda agar memiliki peran dalam membangun negara.

    Selama perkemahan, pandu dari SD dan SMP Islam Terpadu di Sumbagut diberi pelatihan upacara pembukaan dan penutup, temu ramah, haflah (kreativitas peserta dan hiburan, pendidikan dan pelatihan ibadah serta wawasan kebangsaan/bela negara. Tak kalah pentingnya, mereka dibekali mitigasi bencana.

    “Pokoknya jambore ini dipenuhi berbagai kegiatan bersifat edukatif rekreatif, kreatif, produktif dan inovatif. Kegiatan yang kami adakan semuanya memberi tantangan yang tak terlupakan bagi seluruh peserta yang ‘mondok’ di Pagaruyung,” tegas Nursalim. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728