Header Ads

  • Breaking News

    Musdalub Satu-satunya Jalan Kembalikan Kejayaan Golkar di Sumbar

    Padang -Beredarnya rumor seputar keharusan DPD Golkar Sumbar mengadakan Musdalub harus disikapi
    secara arif. Semua pihak diminta untuk mendahulukan nama baik dan kejayaan organisasi.

    "Musdalub ini satu-satunya jalan untuk mengembalikan marwah Partai Golkar di Sumbar. Ini wadah menghimpun kembali kader berpotensi untuk berhimpun lagi demi kejayaan  partai," ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Sumbar, Indra Syarif, Jumat (19/8).

    Indra Syarif menegaskan, surat resmi memang belum diterima sebab baru ditandatangani pda 16 Agustus. Namun dari penelusuran yang dilakukannya data itu sudah A1 atau validitasnya baik. Surat bernomor B-567/Golkar/VIII-2016 itu ditandatangani Setya Novanto dan Idrus Marham. Berarti sah secara organisasi. Keyakinan Indra terhadab keabsahan surat tersebut bertambah setelah mendapat informasi dari sumber terpercaya.

    Diungkapkan Indra Syarif, wajar 16 DPD Partai Golkar dari 16 kabupaten/kota mengajukan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Hendra Irwan Rahim. Hendra dinilai lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompok dibandingkan kepentingan partai.

    Dia membeberkan beberapa catatan minus terhadap kepemimpinan Hendra. Di pemilu tahun 2009, Golkar mendapatkan 9 dari 55 kursi. Sementara di tahun 2014, Golkar memang mendapatkan 9 kursi juga namun dari 65 kursi yang diperebutkan partai peserta pemilu di Sumbar. Artinya dari penambahan 10 kursi, Golkar tidak mendapatkan satu kursi pun. Sementara partai baru banyak mendapatkannya.

    Di DPR, Golkarpun hanya mendudukkan dua wakilnya. Padahal sebelumnya tiga kursi dari daerah pemilihan Sumbar adalah milik kader Golkar.

    Kegagalan meraih kursi tambahan di DPRD Sumbar menurut evaluasi disebabkan partai mencalonkan orang-orang yang tidak kapabel dan tidak mengakar di daerahnya. DPD malah mencampakkan kader-kader militannya yang diyakini memiliki track record yang baik di masyarakat pemilihnya. Jika kader potensial ini yang maju, suara partai Golkar pasti lebih baik.

    Selain itu, faktor kegagalan lainnya diakibatkan mesin partai hanya digerakkan belasan orang. Ada pula tekanan yang diberikan pada pengurus yang tak sehaluan dengan mereka. Buktinya proses pencalonan Walikota Padang beberapa waktu lalu. Sedangkan pengurus DPD itu ada 160 orang.

    "Ini harusnya menjadi tanda-tanda. Tapi Hendra sepertinya bisa memoles kebobrokan di internal dengan seremoni yang kami kira mampu menyilaukan pengurus DPP. Tapi surat dari 16 DPD itu salah satu puncak gunung es yang menyentak DPP. Moga ini jadi pembelajaran bagi kita semua," harapnya.

    Golkar kehilangan justru di saat partai menyuarakan Suara Golkar Suara Rakyat. "Ini kemunduran. Saya sangat dekat dengan Hendra, namun demi kepentingan partai saya harus tegas memposisikan diri. Musdalub kunci bagi semuanya," tegas Ketua FKPPI Sumbar 23 tahun berturut-turut itu.

    Indra pun menyatakan optimismenya, Golkar kembali jaya bila diurus oleh orang-orang yang kompeten dan punya integritas tinggi. Silakan semua anggota memilih kader yang pantas untuk memimpin Golkar ke depan. Rangkul lagi kader yang tersisih ataupun yang sengaja dicampakkan. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728