Header Ads

  • Breaking News

    Mahasiswa KKN Universitas Bung Hatta, Sukses Bentuk Nagari Tangguh Bencana di Salayo


    Padang - Kelompok Siaga Bencana (KSB) berhasil dibentuk di Nagari Salayo. Tak tanggung-tanggung di setiap jorong di nagari itu ada kelompok yang memokuskan diri pada upaya meminimalisir dampak bencana.

    Keberhasilan itu merupakan hasil musyawarah yang difasilitasi mahasiswa Universitas Bung Hatta yang melaksanakan KKN-PPM di sana beberapa waktu lalu. Para mahasiswa tersebut di bawah pembimbing lapangan Prof. Nasfryzal Carlo berhasil mengidentifikasi solusi apa yang dapat dilakukan dalam mengatasi potensi dan ancaman bencana. Solusi ini akan dijadikan rencana aksi dari masing-masing jorong  dan akan dilaksanakan pada masing-masing jorong sesuai skala prioritas yang disepakati

    “Alhamdulillah berkat dukungan seluruh elemen pada tiap tiap jorong, akhirnya organisasi dan kepengurusan KSB terbentuk. Terima kasih kami ucapkan atas dukungan semua pihak dan salut buat para mahasiswa yang membantu mewujudkan hal ini,” kata Carlo kepada Singgalang saat temu ramah dengan beberapa pengurus KSB. 

    Carlo menyatakan rasa bangga kepada mahasiswanya. Dia pun bangga dengan wali jorong dan tokoh masyarakat di sana yang bisa menyatukan semua warga hingga bisa merealisasikan pembentukan KSB ini.
    Profesor pertama dari lulusan Universitas Bung Hatta ini penuh harap terhadap pengurus KSB di Nagari Salayo untuk dapat bekerja sama dengan semua elemen di Salayo. Dia meminta wali jorong dan masyakarat bisa mendorong keberadaan KSB di jorong mereka 

    Pada kesempatan itu, Carlo mengungkapkan Kabupaten Solok sejak 2013 lalu telah ditetapkan pemerintah melalui BNPB, BPBD Sumatera Barat sebagai daerah tangguh bencana. Nagari Salayo yang berada di dalamnya harus juga menjadi nagari tangguh bencana.

    Salah satu indikator nagari tangguh bencana dilihat dari keberadaan KSB. Dengan adanya KSB ini akan lebih jelas dan terarah pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat di masing-masing jorong. Apalagi pengurus KSB ini akan diikukuhkan dalam waktu dekat oleh pemerintah setempat. 

    Adapun pengurus KSB yang terbentuk jorong Sawah Suduik diketuai oleh Yoserizal, sekretaris Maryuli Erta dan bendahara terpilih Rika Sari. Untuk jorong Lurah Nan Tigo terpilih Nover Veroniko sebagai Ketua dan Nora sebagai sekretaris. Sebelumnya, terbentuk KSB pada masyarakat Jorong Sawah Suduik dan Jorong Lurah Nan tigo.

    Oleh Carlo dan para mahasiswanya, masyarakat diberikan pembekalan dan pengetahuan tentang potensi dan ancaman bencana yang mungkin terjadi pada daerah masing-masing daerah. Mereka juga mendatangkan para ahli yang kompeten ke daerah itu. 

    Mahasiswa juga mendapatkan faktu ancaman utama di sana adalah banjir dan longsor. Akhir-akhir ini angin puting beliung pun mulai sering terjadi di kawasan Salayo dan sekitarnya. 

    Wali jorong Sawah Suduik, Marthison, mengungkapkan sangat senang diberi pengetahuan tentang bencana dan perlunya dibentuk KSB di jorongnya. “KSB kami dapat mengejar ketinggalan dari saudaranya di Jorong Batu Palano dan kami insya Allah bisa melakukannya,” ujarnya. 

    Senada dengan itu, Walinagari yang diwakili Sekretaris Nagari, Masizal, menyatakan jika tidak ada mahasiswa Universitas Bung Hatta KKN di Salayo mungkin jorong di sana tidak akan punya KSB. “Kami berterima kasih dan berharap Universitas Bung Hatta untuk tetap dapat membantu kami dalam meningkatkan kemampuan KSB kami yang baru ini,” ujarnya. (zul)


    (Diterbitkan SInggalang Edisi Jumat 26 Agustus 2016 di HalamanA-6 )
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728