Gizi Seimbang agar Bugar di Bulan Puasa dan Lebaran
Jakarta - Danone Indonesia memiliki komitmen untuk mendukung kesehatan melalui
penyediaan produk-produk makanan berkualitas tinggi. Danone pun secara
berkesinambungan memberikan edukasi mengenai gizi seimbang dan hidrasi
kepada masyarakat.
Hal itu diungkapkan oleh Arif Mujahidin, Communications
Director Danone Indonesia saat buka puasa bersama wartawan dalam acara
Media Gathering 'Optimalisasi Asupan Gizi dan Air saat Bulan Puasa dan
Hari Raya' di Jakarta, Selasa (21/6).
Menurutnya, menjaga asupan gizi dan air bagi keluarga pada
saat berpuasa sangatlah penting agar orang yang kita sayangi tetap
sehat, bugar dan dapat beraktivitas dengan baik. Begitu pula pada saat
perayaan Hari Raya Idul Fitri.
"Komitmen Danone adalah mendukung kesehatan masyarakat
melalui penyediaan produk makanan berkualitas tinggi dan untuk edukasi
ini kami menghadirkan ahli gizi dan hidrasi. Ini merupakan salah satu
wujud dari komitmen tersebut,” ujar Arif.
Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK, spesialis gizi klinik
dalam pemaparannya mengatakan jika sebelumnya tubuh telah terbiasa
mendapat asupan saat sahur dan berbuka saja, saat hari raya, tubuh
kembali menyesuaikan diri dengan pola makan semula. Saat ini penting
bagi orang tua untuk memahami metabolisme tubuh agar dapat memberikan
asupan gizi dan air yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga.
Menurut dr. Inge, orang tua dapat berpedoman pada 'Piring
Makanku' untuk menyediakan hidangan dari berbagai kelompok makanan yang
berbeda, sehingga keluarga selalu memeroleh asupan karbohidrat, lemak,
protein, vitamin, mineral, serat dan air yang cukup setiap sahur dan
berbuka.
“Untuk porsi sekali makan, isi setengah piring dengan
makanan pokok seperti nasi atau roti dan lauk- pauk. Penuhi setengah
bagian lainnya dengan sayur yang dilengkapi dengan buah-buahan. Batasi
gula, Untuk melengkapi kebutuhan gizi seimbang," kata dr. Inge
menuturkan.
Orang tua juga dapat menambahkan segelas susu yang
merupakan sumber protein dan kalsium sebagai bagian dari gizi seimbang
saat sahur atau berbuka. Susu adalah minuman pelengkap yang mudah
dicerna, praktis, dan ekonomis untuk membantu melengkapi kecukupan gizi
pada semua usia.
Sebagai bagian dari Pedoman Umum Gizi seimbang, selain
makanan yang bergizi, beragam, dan berimbang, orang tua juga harus
memastikan anggota keluarganya memenuhi hidrasi dengan minum minimal 8
gelas sehari. Agar lebih mudah memastikan bahwa tubuh kita terhidrasi
pada saat puasa, kita dapat menggunakan pola 2-4- 2, yaitu 2 gelas pada
berbuka, 4 gelas pada malam hari dan 2 gelas pada saat sahur.
Pada saat Hari Raya, dr. Inge mengingatkan para orang tua
untuk memerhatikan pola makan keluarganya. “Hidangan Hari Raya memang
sangat lezat dan berlimpah, tetapi selalu ingatkan anggota keluarga
untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Makanlah dengan komposisi
gizi seimbang, dengan jadwal yang teratur seperti hari-hari biasa, dan
selalu sertakan sayur, buah dan air. Lakukan aktivitas fisik ringan
untuk menjaga tubuh tetap fit, dan jangan lupa agar selalu tercukupi
hidrasi dalam tubuh.
Dalam menjaga hidrasi, dr. Inge memberikan tips agar kita
dapat mengeceknya dengan memeriksa urin, yaitu dimana semakin pekat
menandakan tubuh kita mengalami dehidrasi. “Pilihlah air putih yang
tidak berwarna, berbau maupun berasa dan juga yang tidak mengandung zat
berbahaya. Air yang mengandung mineral alami juga dapat berfungsi untuk
mencegah karies, mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah serta
proses transmisi saraf dan kontraksi otot," pungkasnya. (zul)
