Header Ads

  • Breaking News

    Adabiah Berkualitas Namun Bukan Sekolah Mahal

    Ketua Yayasan Syarikan Oesaha Adabiah, Ali Asmar, beserta keluarga besar yayasan itu shalat Maghrib berjamaahdi kediaman Sekdaprov Sumbar, Minggu (26/6). (zulfadli)
     
     Padang - Sekolah-sekolah di Perguruan Adabiah hadir untuk membantu pemerintah dalam memberikan kesempatan mengenyam pendidikan bagi anak negeri. Hal ini diungkapkan Ketua Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah, Dr. Ali Asmar dalam kegiatan berbuka dan tarwih bersama keluarga besar adabiah di kediaman Sekdaprov itu, Minggu (26/6).

    "Seluruh tingkatan pendidikan di Adabiah ada untuk membantu pemerintah karena tidak semua lulusan yang diterima di sekolah negeri yang dicanangkan gratis oleh Pemko Padang. Adabiah dengan segala kualitas baik bidang akademik maupun non akademik beserta fasilitas pendukungnya siap untuk itu," ujar Ali Asmar didampingi sekrearis dan para wakil ketua yayasan.

    Diungkapkan Ali Asmar, saat ini pemerintah belum mampu menampung seluruh tamatan di berbagai tingkat pendidikan. Buktinya ada seleksi penerimaan untuk menyeleksi para peserta didik. Dilakukan secara online agar proses penerimaan lebih baik dan bebas dari hal-hal yang tak terpuji.

    Di sinilah peran swasta khususnya Adabiah dalam membantu pemerintah dan masyarakat. Membantu pemerintah dalam menyediakan lembaga pendidikan bermutu sekaligus mengurangi jumlah angka putus sekolah. Membantu para orang tua murid dalam memberikan kesempatan pada anaknya mengenyam pendidikan berkulitas dengan harga terjangkau.

    "Di swasta, orang tua muridlah yang menjadi penyokong utama agar sekolah bisa memberikan layanan pendidikan secara optimal. Bisa saja Adabiah mengambil biaya sebesar-besarnya. Namun pengurus tidak mau sewenang-wenang menetapkan biaya pendidikan sebab ruh Adabiah sejak awalnya adalah membantu anak negeri agar bisa sekolah," tegas Sekdaprov yang alumni SMA Adabiah angkatan 1977 itu.

    Menurut Ali Asmar, para sesepuh pendiri perguruan moderen yang religius ini mendirikan Adabiah agar anak negeri yang waktu itu dikenal dengan sebutan bumiputera mendapatkan pendidikan sekaliber sekolah milik penjajah. Sebab dulu, sangat terbatas jumlah anak negeri yang bisa bersekolah di sekolah milik penjajah Belanda tersebut.

    Berdasarkan hal itulah, pengurus, pembina dan oengawas memutuskan untuk menetapkan biaya pendidikan minimal yang bisa menjaga mutu sekolah dan penyelenggaraan pendidikan secara keseluruhan. Bisa tetap meberikan program plus yang disediakan selama ini dan terbukti mampu menumbuhkan potensi dan prestasi para anak didik.

    Biaya diupayakan terjangkau oleh semua kalangan. Kalaupun ada yang kurang mampu namun anaknya berprestasi baik bidang seni, olahraga apalagi akademik, pengurus akan mengupayakan yang terbaik bagi mereka. Dengan demikian, Adabiah bukanlah sekolah mahal tapi tetap mengutamakan kualitas TK hingga perguruan tinggi yang diselenggarakannya. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728