SMP Adabiah Pelopor Pengembangan Insan Beradab
![]() |
| Ketua Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah ikut memberikan materi dalam Lokakarya SMP Adabiah 2016, di sekolah di bawah naungan yayasan itu Senin (16/5). |
Padang - SMP Adabiah terpilih jadi pelaksana kurikulum 2013. Amanah
ini ditanggapi antusias oleh segenap elemen pada sekolah di bawah
naungan Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah itu. Mereka bahkan bertekad
menjadikan SMP Adabiah pelopor pengembangan insan beradab.
"SMP Adabiah kita tunjuk sebagai salah satu pelaksana
kurikulum 2013. Ada 12 sekolah yang kami pilih dan kami yakin
sekolah-sekolah itu mampu melaksanakannya," ujar Kasi Kurikulum Dinas
Pendidikan Kota Padang, Ramson, Senin (16/5).
Ada tiga rancangan yang dikembangkan kementerian saat ini.
Penumbuhan budi pekerti dengan menjadikan taman belajar yang
menyenangkan. Menciptakan sekolah ramah anak yang bebas dari bully dan
kekerasan.
Menciptakan kawasan sekolah menjadi kawasan bebas rokok. Sekolah tidak akan menyediakan ruangan merokok.
SMP Adabiah diyakininya bisa melaksanakan dua kurikulum sekaligus. Kurikulum 2013 untuk kelas VII dan kurikulum KTSP untuk kelas VIII dan IX.
Ramson yakin Adabiah mampu melaksanakannya. Di samping
tingginya komitmen yayasan, SMP Adabiah juga punya guru berprestasi. Ini
bisa memotivasi guru lainnya untuk berprestasi juga. Lagipula
pengawasnya juga berprestasi.
Kepala SMP Adabiah, Prana Jaya mengungkapkan para guru dan yayasan sangat menyambut baik amanah ini. Saking antusiasnya,
Senin hingga kamis (16-19/5) dilaksanakanlah lokakarya untuk menyatukan persepsi dalam menjadikan SMP Adabiah sebagai pelopor pengembangan insan beradab. Para guru bersemangat mengikuti kegiatan tersebut karena telah menjiwainya lewat peneepan lima pilar keadabiahan.
"Ada supertim di belakang saya yang insya Allah mampu
melaksanakan amanah ini. Apalagi yayasan memberikan dukungan penuh
pula," ujar Prana.
Momentum ini bakal dimanfaatkan bagi upaya menapak lagi
kejayaan Adabiah. Saat dimana sekolah ini jadi incaran sehingga
menerapkan kuota. Lulusannya ibarat pindah lokal saja ke sekolah
favorit.
"Memang berat mengembalikan kejayaan itu. Namun kami akan
berupaya seoptimal mungkin," ujarnya optimis dan dipertegas Ketua
Panitia Pelaksana Lokakarya Mursyid.
Karena bermuara ke kejayaan Adabiah, Yayasan pun menyatakan
siap memfasilitasi dan memberi dukungan yang diperlukan. Bahkan Ketua
Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah yang juga Sekdaprov Sumbar itu
memaparkan pengalamannya membangun kesadaran peserta didik saat jadi
guru dan kepsek dulu.
