Nilai Gotong Royong Terpelihara, Padang Bertahan Jadi Juara
Padang - Anggapan warga kota sulit bergotong-royong terbantahkan di Kota Padang.
Ibukota Provinsi Sumbar ini, tiga kali berturut-turut mendapatkan
penghargaan atas keberhasilannya melaksanakan bulan bhakti gotong royong
masyarakat (BBGRM) tingkat provinsi.
"Alhamdulillah Padang sudah tiga tahun berturut-turut
mendapat terbaik I pada penilaian tingkat Provinsi Sumbar pad tahun
2014, 2015 dan 2016. Ini kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dari
dari semua ekemen di kota ini. Terima kasih atas partisipasi aktifnya,"
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah usai upacara hari kebangkitan
nasional, pencanangan BBGRM ke-13 dan hari kesatuan gerak (HKG) PKK
ke-44, Jumat (20/5).
Dikatakannya, keberhasilan ini membuktikan semangat gotong
royong masih terpelihara kuat di Kota Padang.Kita semua menyadari punya
kewajiban dan hak yang sama dan menjadi spirit kebesamaan yang menjadi
modal sosial bangsa. "Ini nilai warisan asli budaya bangsa yang harus
dilestarikan," tegasnya.
Mahyeldi gembira dengan tingginya semanagat
kegotongroyongan dan kebersamaan warga kota yang dia pimpin. Dengan
semangat gotong royong, dana stimulan untuk tiap kelurahan sebesar Rp50
juta atau total Rp5,2 milyar telah menghasilkan swadaya Rp31,41 milyar.
Lewar kebersamaan ini, terhimpun partisipasi sebesar 604 persen dari
stimulan yang diberikan pemerintah. Iji jelas menggembirakan.
Budaya gotong royong terbukti sangar bermanfaat terutama
mendukung kebersamaan dan integrasi sosial yang dirasa makin memudar
seiring masuknya budaya kapitalis yang mengubah masyarakat jadi
materialistis.
Kegiatan gorong royong mengefektifkan lembaga-lembaga
kemasyarakatan yang ada di masyarakat sebagai perumus rencana dan
kebijakan lokal di tempat tinggal masing-masing. Bulan bakti gotong
royong ini memberikan dampak positif pula terhadap upaya peningkatan
kesejahteraan keluarga.
"Mari gunakan momentum bulan bakti gotong royong masyarakat
ini untuk meningingkatkan program atau kegiatan kebersamaan masyarakat
dalam berbagai kehidupan berdasarkan keanekaragaman yang diarahkan pada
penguatan integrasi sosial di masing-masing kelurahan," ujar Mahyeldi
didampingi Kepala BPMPKB Muji Susilawati dan sejumlah stafnya.
Sekaitan dengan HKG PKK ke-44, Mahyeldi berharap pula tim
penggerak PKK jadi mitra yang penuh semangat dalam pelaksanaan
pembangunan di kota ini. Pengurus dan para kader diminta ikhlas meberi
perhatian kepada semua elemen masyarakat. Mulai dair bayi, balita di
posyandu, PAUD, remaja sampai lansia.
Ditegaskan Mahyeldi, PKK merupakan garda terdepan dala
menciptakan keluarg sejahtera. PKK harus mampu berperan agar tiap
keluarga di Padang jadi keluarga yang kuat, baik secara moril maupun
materil.
![]() |
| Walikota Padang foto bersama dengan anggota Teater Tanah Ombak yang mengkreasikan drama untuk pembukaan BBGRM |
Bertabur Prestasi
Usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Naisonal di Lapangan Imam
Bonjol, bendera Pataka tanda bakti juara 1 kelurahan berprestasi tahun
2015 diserahkan walikota kepada Kepala BPMPKB, Muji Susilawati.
Hari itu juga diserahkan hadiah kepada pemenang
lomba/penilaian bidang pemberdayaan masyarakat tingkat provinsi.
Diantaranya, juara I pelaksana BBGRM tahun 2016 untuk Kelurahan Padang
Sarai Kecamatan Koto Tangah, juara I lomba ciptamenu makanan kudspan
program PMT-AS tahu 2016 untuk Kelurahan Surau Gadang Kecamatan
Nanggalo, Juara II Kader Dasawisma Berprestasi tahu 2016 untuk
Dasawisma Anggur Kelurahan Batang Kabung Kecamatan Koto Tangah, juara
III Poeyandu berpestasi tahun 2015 untuk Posyandu Anggur Kelurahan
Flamboyan Baru Kecamata Padang Barat.
Juga diserahkan hadiah untuk pemenang di bidang
pemberdayaan masyarakat tingkat Kota Padang. Penghargaan meliputi ketua
TP-PKK berprestasi, dasawisma berprestasi kaer posyandu, kader PAUD dan
penilaian UEMSP tahun 2016. Ada 20 hadiah tingkat kota yang diserahkan
pada puncak pencanangan BBGRM dan Hari PKK itu.
