Padang - Pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar periode
2016-2021 mengikuti rapat kerja di aula LKKS. Pada kegiatan itu dibahas
pelaksanaan program 2016, usulan program untuk 2017 dan perubahan
anggaran rumah tangga organisasi.
"Rapat kerja ini kita rencanakan selama dua hari guna
membahas pensuksesan kegiatan 2016 ini. Kita harus melaksanakannya
sesuai waktu yang telah ditetapkan," ujar Ketua Harian LKKS Sumbar,
Parlagutan Nasution, Kamis (14/4).
Dijelaskannya, pada 2016 ini kegiatan cukup banyak dan
waktunya cukup mendesak sehingga diperlukan koordinasi dan sinergi
program tersebut. Terutama kegiatan yang terkait dengan DNIKS, Yayasan
Damandiri, Baznas Sumbar, Semen Padang, Dompet Dhuafa, LKKS
Kabupaten/Kota.
Melalui sinergi ini diharapkan semua pengurus LKKS
khususnya bidang yang menjadi leading sectornya dapat melakukan inovasi
agar program.berjalan lancar dan tidak.tumpang tindih dengan LKKS
daerah. Masing-masing bidang.juga diharapkan membuat program unggulan di
2017.
Beberapa program pemberdayaan kesejahteraan sosial 2016
meliputi penguatan peran posdaya pada penanggulangan kemiskinan,
penguatan kemampuan berusaha keluarga miskin, jambanisasi rumah kekuarga
miskin. Dilakukan juga pengembangan jaringan kerja, bimtek posdaya dan
round table meeting kesejahteraan sosial.
Akhir April ini, LKKS Sumbar berencana menyelenggarakan
pengembangan jaringan kerja. Saat acara itu nantinya diupayakan
penandatanganan MoU jambanisasi untuk 1000 warga miskin.
Sedang diupayakan juga launching sekaligus.operasionalisasi
program marketing online untuk memasarkan produk posdaya. Pengembangan
website ini dibantu oleh DNIKS yang diketuai Prof Haryono Suyono. (zul)
