Padang Galang Sinergi Sukseskan Pencapaian 100-0-100
Padang - Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas
permukiman di daerahnya. Apalagi Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat lewat program prakarsanya ingin agar 100 persen
pemukiman punya akses air minum, tanpa pemukiman kumuh dan sanitasi yang
terjamin 100 persen (prakarsa 100-0-100) pada akhir 2019.
"Prakarsa 100-0-100 dari Kementerian PU dan Perumahan
Rakyat lewat Peningkatan Kualitas Pemukiman (P2KP) ini harus kita dukung
sepenuhnya. Kita optimis pada 2019 hal ini akan tercapai karena
programnya saling mendukung dengan 10 program unggulan Pemko Padang,"
ujar Wakil Walikota Padang, Emzalmi, usai membuka lokakarya dan
sosialisasi P2KP, Rabu (2/9).
Program P2KP harus disukseskan. Program pemberdayaannya
yang berbasis komunitas masyarakat sudah sangat tepat. Perencanaannya
dibuat betul-betul disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan
masyarakat.
Dikatakan Emzalmi target 100 persen akses air minum, 0
persen pemukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi muaranya adalah
menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Hal ini bersinergi
dengan program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan Pemko Padang.
Sudah banyak dilakukan pembangunan jalan, riol, drainase, sarana dan
prasarana penunjang, bedah rumah dan lainnya.
Ada tiga manfaat yang dirasakan masyarakat Kota Padang jika
lingkungannya sehat. Jalan yang disertai drainase yang baik bakal
menjadikan pemukiman teratur, indah dan sehat, sirkulasi udara juga
makin bagus. Akses jalan yang terbuka bisa menumbuhkan usaha baru dan
lingkungan yang teratur dan sehat bakal merubah sikap mental masyarakat
di daerah itu.
Lingkungan yang sehat mamlu merubah perilaku masyarakatnya
seperti mereka tentu sudah mulai malu menjemur pakaian di halaman rumah
karena sudah banyak yang lewat jalan itu. Buang sampah sembarangan pun
enggan karena mulai terbiasa dengan lingkungan yang bersih.
Emzalmi juga mengharapkan agar Lembaga Keswadayaan
Masyarakat dan Badan Keswadayaan Masyarakat (LKM/BKM) berkoordinasi
dengan Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) dalam menata kawasan
pemukiman di daerah masing-masing. Jangan hanya menyesuaikan dengan
kondisi saat ini, melainkan sesuaikan dengan penataan kawasan yang telah
direncanakan pemerintah kota.
Malah wawako minta LKM/BKM bersama TRTB mengupayakan
fasilitas umum di suatu kawasan makin diberdayakan sebagai area bermain
anak-anak setempat. "Ini perlu jadi perhatian kita bersama. Jangan hanya
memikirkan lingkungan yang sehat tanpa memikirkan jiwa yang sehat bagi
generasi penerus bangsa. Arena bermain yang terkelola dengan baik
efektif menangkal pengaruh negatif," tegas Emzalmi.
Ditambahkan Kadinas PU Kota Padang, Hermen Peri, Prakarsa
100-0-100 melalui Program P2KP dicanangkan untuk mempercepat pembangunan
di bidang Cipta Karya Kementerian PU dan Pera. Untuk itu,
disosialisasikanlah program ini agar aparat pemerintah daerah dan
stakeholder terkait makin paham pentingnya program ini dalam menangani
pemukiman kumuh. Yang terpenting ada sinergi program antara P2KP dengan
program pembangunan daerah dan pemberdayaan yang dilakukan swasta, BUMN,
perguruan tinggi, asosiasi usaha dan kelompok peduli lainnya.
Dukungan pun dinyatakan Forum Kota. Wakilnya, Erman Muluk menegaskan pengurus dan anggota LKM/BKM siap menyukseskan program P2KP. Telah kita buktikan dukungan terhadap program sejenis dulunya (PNPM Mandiri Perkotaan).
"Dana Rp4,38 miliar yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Emzalmi dalam acara ini akan kami kelola dengan baik. LKM/BKM di 11 kecamatan di Kota Padang siap memberikan yang terbaik yang kami bisa," tegas Ketua LKM Pauh Padang itu. (zul)