Header Ads

  • Breaking News

    JK Resmikan Monumen Abdullah Ahmad

    Padang - Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla (JK) melakukan kunjungan kenegaraan ke Sumbar.
    Dalam kunjungan perdana setelah 10 bulan mendampingi Jokowi memimpin Indonesia ini, JK menghadiri peringatan 100 tahun Perguruan Adabiah Padang, meninjau pembangunan Masjid Raya Sumbar dan Pabrik Indarung VI.

    JK merasa senang menjadi bagian dalam peringatan satu abad Adabiah. Keberadaan Adabiah, mengukuhkan Minangkabau sebagai daerah yang mengedepankan Otak dibanding kekuatan senjata.

    "Minangkabau beda dengan daerah lain di Indonesia. Daerah lain berjunag dengan kekuatan dan pedang, sementara Sumbar dengan pikiran dan diplomasinya," ungkap JK di hadapan hadirin yang memadati lapangan di depan Kantor Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah, Minggu (23/8).

    JK menilai seperti itu lantaran banyaknya lembaga pendidikan yang lahir di daerah ini dan tokoh-tokoh asal Sumbar yang mewarnai perjuangan kemerdekaan Indonesia.

    Sebab mertuanya juga bagian Adabiah saat pendiriannya. Bahkan dia pernah sekolah di yayasan perguruan Islam di Makassar yang mirip dengan Adabiah. Perguruan itu didirikan orang Minang. Bisa jadi, kata JK pendiri perguruan itu murid Syech Abdullah Ahmad dulunya

    Namun JK mengingatkan agar tidak larut dalam sejarah, larut dengan kejayaan masa lalu.
    "Saya hadir bukan untuk ikut membanggakan masa lalu tapi ikut memberikan warna bagi perjuangan ke masa depan," tegasnya.

    Sumando Minang (tepatnya Lintau) mewanti-wanti harus ada bedanya museum dengan sekolah. Meski sama-ssma memuat hal bersejarah, sekolah harus mampu mengembangkan diri sesuai perkembangan ilmu dan teknologi," tegasnya.

    Bangsa yang menguasai ilmu dan teknologi bakal menguasai dunia. Meskipun mereka miskin dengan sumber daya alam. Dia berharap Adabiah bisa memainkan perannya, meningkatkan mutu sekolahnya agar bisa mendidik lebih banyak calon tokoh bangsa di Masa depan. Hanya dengan mutu sekolah swasta jadi pilihan orang tua.

    Resmikan Monumen dan Pustaka
    Dalam kunjungan kerjanya ini, JK meresmikan monumen Syech Dr. Abdullah Ahmad, pendiri Adabiah (1915) dan pendiri perguruan PGAI (1926). Monumen yang didirikan di depan Kantor Yayasan Syarikat Oesaha Adabiah ini menunjukkan tekad keluarga yayasan memperjuangkannya sebagai pahlawan nasional.

    Sementara, Hj. Mufidah Jusuf Kalla meresmikan Pustaka Sejarah Pejuang Bangsa Asal Minangkabau. Pustaka ini berisikan buku-buku, galeri foto, dan aneka bahan lainnya yang berisi kepingan sejarah Adabiah, tokoh-tokohnya dan cuplikan sejarah pendirinya. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728