Kontribusi KATUA Harus Makin Besar
Padang - Kongres Nasional III Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas berjalan cukup alot. Perdebatan hangat mewarnai kongres yang akan menentukan peran organisasi alumni itu untuk kian berperan di kancah nasional.“Pemantapan peran alumni mendesak dilakukan pada momen Lustrum VI almamater kita, Fakultas Teknik Universitas Andalas (FTUA) . Kita harus mampu mempersiapkan organisasi ini bermanfaat bagi seluruh civitas akademika,” ujar Ketua DPP KATUA, Surya Tri Harto saat membacakan laporan di hadapan peserta kongres, Kamis (14/5).
Semua tahu betapa ketatnya persaingan dalam dunia kerja saat ini. Untuk itu, alumni harus berkontribusi terhadap almamater agar lulusan FTUA berkualitas, profesional dan mandiri.
Sebagai Ketua DPP periode 2010-2015, Surya yang merupakan praktisi perminyakan ini menguraikan pentingnya pembentukan badan-badan otonom yang tidak perlu bertanggung jawab terhadap KATUA. Namun harus menjaga marwah KATUA. Dia memberi beberapa contoh kongkrit.
Dekan Fakultas Teknik, Dr-Ing Hairul Abral menyambut baik peningkatan perhatian dan peran aktif KATUA terhadap almamater. Mushalla di lingkungan kampus FTUA yang memberi nuansa religius, paling besar adalah kontribusi dari KATUA.
Dekan tetap mengharapkan kontribusi alumni agar FTUA jadi kampus idaman dan rujukan bagi calon intelektual handal di masa depan.
Bahkan sumbangan alumni sebesar Rp318 juta rupiah terkumpul dalam waktu singkat usai rapat peringatan Lustrum VI pada Rabu (13/5) di Kampus Limau Manis Padang, untuk persiapan awal acara Kongres dan Lustrum Nite Kamis (14/5) malam di Ballroom Hotel Grand Inna Muara.
Sebagai bentuk sumbangan pemikiran, pada kesempatan Kongres dan Lustrum kali ini, KATUA juga meluncurkan buku KATUA INSPIRING yang merupakan Kumpulan Tulisan Eksponen KATUA. Sementara dalam bidang sosial, sejumlah beasiswa pun telah diberikan kepada mahasiswa FTUA melalui Yayasan Beasiswa Alumni. KATUA juga telah memberikan pembekalan pada calon wisudawan seputar persiapan mereka merintis masa depan.
Meriahnya Lustrum VI dan Kongres Nasional III sangat terasa dengan banyaknya alumni yg hadir dari berbagai kota bahkan dari luar negeri. Lustrum VI dibuka dengan rapat senat terbuka yang dihadir Rektor Universitas Andalas Prof Werry Darta Taifur. Ada orasi ilmiah dari Dr Elita Amrina (I’94). Dilakukan juga kegiatan seremonial ultah FTUA yang diisi Temu ramah alumni dengan mahasiswa, kunjungan untuk melihat fasilitas terkini di laboratorium.
Juga ada pertandingan olahraga dan unjuk kebolehan di bidang seni. Mahasiswa juga menampilkan kegiatan wirausaha mereka.
Disamping itu masing-masing Angkatan ada yg menyelenggarakan acara senda gurau tersendiri pada malam harinya. Contohnya Angkatan 85-86 yg menurut Prof Dr Gunawarman, bernostalgia dan bersilaturrahmi di Ballroom Hotel Ibis. Pada malam itu, terkumpul dana tunai Rp68 juta untuk berbagai kegiatan sosial yang direncanakan. (*)