BKM/LKM Award Upaya Tingkatkan Partisipasi Masyarakat
Padang - Peningkatan peran warga dalam pengentasan kemiskinan terus diupayakan. BKM/LKM Award diselenggarakan Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Padang untuk memotivasi badan keswadayaan masyarakat (BKM) /lembaga keswadayaan masyarakat (LKM) di 104 kelurahan di Kota Padang.
"Kegiatan ini intinya memberi motivasi dan semangat bagi masyarakat untuk ikut serta dalam menggerakkan pembangunan di kelurahan. Kita pilih yang terbaik, yang berorientasi masyarakat miskin," ujar Kepala BPMPKB Kota Padang, Muji Susilawati, Selasa (14/4).
Perempuan yang akrab dipanggil Susi itu menjelaskan percepatan pengentasan kemiskinan berbasis masyarakat di Kota Padang. Koordinator LKM/BKM beserta timnya diminta mengekspos kegiatan dan inovasi menonjol yang telah mereka lakukan di daerahnya, di hadapan para juri. Dan mulai hari ini Tim Penilai melakukan verifikasi untuk melihat kesesuaian paparan masing-masing BKM dengan kenyataan di lapangan.
Pemberian award ini secara tak langsung juga merupakan ajang fasilitasi sharing program/kegiatan antar BKM dan LKM yang ada di Kota Padang. Tiap BKM tentu menilai kelemahan dan kelebihan mereka dibanding yang lain.
Diharapkan mereka bisa mengadopsi atau memodifikasi program untuk kemajuan daerahnya. Sebab kegiatan pembangunan berbasis masyarakat terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat. Hasil dan volume kerja pun lebih baik.
Dari ekspose yang dilakukan 11 BKM/LKM yang terbaik di tingkat kecamatan itu terlihat upaya dalam merumuskan visi misi, rencana strategis dan rencana program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mereka juga dinilai cara memonitor, mengawasi dan mengkoordinasikan program yang diterima masyarakat di bidang pengentasan kemiskinan, perbaikan lingkungan dan sosial.
Award yang dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Padang untuk ke dua kalinya ini disambut antusias oleh BKM/LKM.
Koordinator LKM Amanah dari Kelurahan Ranah Binuang Kecamatan Padang Barat menilai kegiatan ini amat bermanfaat. Masyarakat diajar menggali potensi dan kebutuhan prioritas daerahnya. Dan biasanya rasa memiliki lebih besar.
Program UPK LKM itu pun terealisasi 100 persen. Warga RT 2 dan RT 4 yang jadi target LKM belum ada yang menunggak pembayaran pinjaman modal bagi usaha mereka di Pantai Muaro Lasak.
Senada dengan itu, Koordinator LKM Karya Mandiri Sejati Kelurahan Limau Manis Selatan Kecamatan Pauh, Erman Muluk pun menegaskan, BKM/LKM yang dibentuk dalam program PNPM Mandiri Perkotaan itu makin mengenal satu sama lain. Di ajang pertemuan ini tiap BKM/LKM bisa makin meningkatkan fungsi dan perannya berkat saling berbagi informasi ini.
Erman pun berharap agar award yang diterima bukan hanya berbentuk piala seperti tahun sebelumnya. Bila hadiahnya program pembangunan untuk kelurahan pemenang, pasti semua makin termotivasi. (*)
"Kegiatan ini intinya memberi motivasi dan semangat bagi masyarakat untuk ikut serta dalam menggerakkan pembangunan di kelurahan. Kita pilih yang terbaik, yang berorientasi masyarakat miskin," ujar Kepala BPMPKB Kota Padang, Muji Susilawati, Selasa (14/4).
Perempuan yang akrab dipanggil Susi itu menjelaskan percepatan pengentasan kemiskinan berbasis masyarakat di Kota Padang. Koordinator LKM/BKM beserta timnya diminta mengekspos kegiatan dan inovasi menonjol yang telah mereka lakukan di daerahnya, di hadapan para juri. Dan mulai hari ini Tim Penilai melakukan verifikasi untuk melihat kesesuaian paparan masing-masing BKM dengan kenyataan di lapangan.
Pemberian award ini secara tak langsung juga merupakan ajang fasilitasi sharing program/kegiatan antar BKM dan LKM yang ada di Kota Padang. Tiap BKM tentu menilai kelemahan dan kelebihan mereka dibanding yang lain.
Diharapkan mereka bisa mengadopsi atau memodifikasi program untuk kemajuan daerahnya. Sebab kegiatan pembangunan berbasis masyarakat terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat. Hasil dan volume kerja pun lebih baik.
Dari ekspose yang dilakukan 11 BKM/LKM yang terbaik di tingkat kecamatan itu terlihat upaya dalam merumuskan visi misi, rencana strategis dan rencana program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mereka juga dinilai cara memonitor, mengawasi dan mengkoordinasikan program yang diterima masyarakat di bidang pengentasan kemiskinan, perbaikan lingkungan dan sosial.
Award yang dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Padang untuk ke dua kalinya ini disambut antusias oleh BKM/LKM.
Koordinator LKM Amanah dari Kelurahan Ranah Binuang Kecamatan Padang Barat menilai kegiatan ini amat bermanfaat. Masyarakat diajar menggali potensi dan kebutuhan prioritas daerahnya. Dan biasanya rasa memiliki lebih besar.
Program UPK LKM itu pun terealisasi 100 persen. Warga RT 2 dan RT 4 yang jadi target LKM belum ada yang menunggak pembayaran pinjaman modal bagi usaha mereka di Pantai Muaro Lasak.
Senada dengan itu, Koordinator LKM Karya Mandiri Sejati Kelurahan Limau Manis Selatan Kecamatan Pauh, Erman Muluk pun menegaskan, BKM/LKM yang dibentuk dalam program PNPM Mandiri Perkotaan itu makin mengenal satu sama lain. Di ajang pertemuan ini tiap BKM/LKM bisa makin meningkatkan fungsi dan perannya berkat saling berbagi informasi ini.
Erman pun berharap agar award yang diterima bukan hanya berbentuk piala seperti tahun sebelumnya. Bila hadiahnya program pembangunan untuk kelurahan pemenang, pasti semua makin termotivasi. (*)
