STIEPI Jalin Kerja Sama Demi Mutu Lulusan
Padang - Upaya peningkatan mutu lulusan dan mutu lembaga pendidikan yang terus dilakukan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbankan Indonesia diapresiasi Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah X, Hanafi.Apalagi di usianya yang ke-15 itu, sudah 507 lulusan yang dihasilkan dan 92 persen diantaranya sudah bekerja di berbagai lembaga keuangan, perusahaan atau instansi baik swasta maupun pemerintahan.
“Peningkatan mutu lembaga dan lulusan yang dilakukan terus menerus seperti yang dilakukan STIE Perbankan Indonesia hakikatnya merupakan upaya menjaga kualitas agar bisa menjadi yang terbaik sebagaimana harapan mereka,” kata Hanafi, Sabtu (14/5).
Diungkapkan Hanafi, STIE Perbankan Indonesia (STIE PI) punya spesifikasi dalam basis keilmuan. Dari segi nama saja tergambar jelas peluang kerja lulusannya. Para lulusan pun diberi soft skill keuangan dan perbankan yang berorientasi untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja. Hingga tak heran umumnya alumni mereka telah bekerja.
Wakil Pemimpin Cabang Bidang Pemasaran Bank Nagari, Restu Wirawan pun memandang lembaga pendidikan binaan bank tempat dia bekerja sudah menunjukkan perkembangan yang amat menggembirakan. Sejumlah terobosan telah dilakukan Yayasan Bina Sejahtera dan pimpinan STIEPI untuk meningkatkan kompetensi lulusan mereka.
Begitu juga dengan kualitas lembaga dengan terus menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang bisa memperkuat kompetensi dan posisi tawar lulusan mereka. Restu berharap semua elemen di sekolah tinggi itu senantiasa berupaya meningkatkan capaian kinerja bagus mereka.
Ketua STIE Perbankan Indonesia, Lisa Fitriani Rahman tentu saja gembira dengan apresiasi tersebut. Diungkapkannya, sejak 2004 lembaga pendidikan yang dia pimpin telah melepas 507 wisudawan. Dan dari hasil penelusuran yang dia lakukan bersama timnya, 92 persen para lulusan tersebut telah bekerja.
“Di wisuda ke-14 ini, STIEPI melantik 39 wisudawan/ti. Sebanyak 17 orang dari jurusan akuntansi dan 22 dari jurusan manajemen,” tuturnya sambil menyatakan wisudawan terbaik pada wisuda kali ini adalah Desmianto dari jurusan manajemen dan Dewi Harianti Irman dari jurusan akuntansi. Keduanya lulus dengan predikat terpuji.
Hasil bagus itu tak lepas dari upaya para pengajar, mahasiswa dan dukungan pengurus Yayasan Bina Sejahtera serta para pihak. Lewat Certif Jakarta, STIEPI bisa membantu peningkatan sumber daya manusia Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sumbar. Dengan Perbarindo Riau, STIEPI diminta berperan memberdayakan karyawan perbankan anggotanya.
Kerjasama ini amat menguntungkan. Mahasiswa pun bisa dilibatkan, mereka juga jadi mudah mendapatkan tempat magang. Tak hanya itu, banyak diantaranya yang ditawarkan untuk memperkuat lembaga perbankan tempat mereka magang.
Jalin kerjasama
Dewan Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Bina Sejahtera terlihat hadir memberi dukungan penandatanganan kerjasama dengan Yayasan Dedikasi Edukasi Kualiva yang bakal menambah kecakapan lulusan di bidang akuntansi dan perpajakan. Selain itu, Ketua STIEPI yang pertama, Syafruddin Nur, meluncurkan bukunya yang berisi “Perjalanan Seorang Pemerhati BPR”.

Ketua Yayasan Bina Sejahtera, Masri Darwis, menyambut baik inisiatif STIE Perbankan Indonesia menggandeng akuntan publik Gafar Salim untuk menambah kompetensi mahasiswanya. Apalagi Gafar Salim berkeinginan menjadikan akuntansi dan perpajakan sebagai ikon pendidikan di Sumbar.
“Ketika orang berbicara pendidikan Sumbar, dalam benaknya terbayang ahli akuntansi dan perpajakan. Jika ini yang terjadi, maka STIEPI ikut mengukir sejarah,” tegas pendiri STIEPI ini pada tahun 2000 bersama sejumlah petinggi BPD Sumbar.
Kehadiran buku yang ditulis Syafruddin bisa menambah semangat mahasiswa menambah wawasannya selama kuliah di STIEPI. Mereka bisa berkaca betapa pendiri, pengajar dan senior mereka turut berperan dalam tumbuh kembang BPR dan hadirnya tenaga handal pada bidang perbankan di daerah ini.
Mereka pun bisa dengan kepala tegak menatap masa depan seiring diakuinya perguruan tinggi itu oleh Depkumham dan sejumlah penghargaan dari lembaga bergengsi. Malah STIEPI satu-satunya perguruan tinggi swasta di Sumbar yang diberi penghargaan oleh Bursa Efek Indonesia. (zul)