PNM dan Legislator Tinjau Perkembangan UMK
Banyumas. Kunjungan dalam rangka pembinaan ini bersamaan dengan
kunjungan kerja Anggota Komisi VI DPR, Adisatrya Suryo Sulistio awal
Maret ini.
Adapun pencapaian positif dari segi pembiayaan oleh PNM
Cabang Yogyakarta yang membawahi wilayah Banyumas ini selama tahun 2014
adalah bisa melayani 3.178 nasabah. Secara akumulatif, hingga saat ini,
PNM melalui cabang Yogyakarta telah berhasil menyalurkan pembiayaan
langsung kepada pelaku UMK sebesar Rp 645 miliar yang berhasil
dimanfaatkan oleh 13.070 pelaku UMK.
(zul)
Dalam kunjungan masa sidang kedua ini, diungkapkan
Adisatrya fokus untuk perkembangan usaha mikro, kecil hingga menengah di
wilayah Jawa Tengah. Dia menaruh perhatian khusus pada hal ini lantaran
dia juga berlatar belakang sebagai pengusaha. Sebagai wujud
perhatiannya, Adisatrya mengajak Bupati Banyumas, Achmad Husein untuk
melakukan serangkaian kegiatan bersama masyarakat dan pelaku pelaku UMK
setempat
"Melalui temu pelaku UMKM kali ini dapat memberikan masukan
mengenai permasalahan yang dihadapi mereka dalam memperoleh modal
sehingga dapat dikaji lebih dalam solusi untuk memecahkan masalah
tersebut khususnya di wilayah Banyumas," harapnya.
Adisatrya mengungkapkan melalui aktivitas yang digagasnya
ini bersama PNM, diharapkan para pelaku UMK di wilayah Banyumas dan
Cilacap khususnya semakin mengenal PNM sebagai salah satu badan
pemerintah yang mengkhususkan kegiatannya pada bantuan permodalan usaha
dan juga pendampingan pelatihan pengembangan usaha mikro, kecil, dan
menengah. Jalinan kerjasama ini bisa membuat masyarakat aktif untuk
menggerakkan usaha di sektor tersebut.
Sebab PNM salah satu jalur untuk memperoleh pembiayaan dalam rangka pengembangan kapasitas usaha dan produksi mereka.
Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi,
menjelaskan partisipasi perusahaan seperti ini merupakan bagian
terintegrasi dari bisnis PNM sebagai BUMN yang dikhususkan untuk
memberdayakan UMKM. Sinergi dengan lembaga pemerintahan lain hingga
anggota dan badan legislatif tentu amat mendukung program-program
pengembangan dan pemberdayaan UMK di seluruh nusantara. Arief pun
berharap kunjungan kerja yang dilakukan bksa memberikan masukan seputar
permasalahan yang muncul, dan serapan aspirasi dari pelaku UMKM secara
langsung.
“Kami berharap ada peningkatan dari sisi pemasaran dan
jaringan usaha. Kami ingin mengoptimalkan pasar lokal sekaligus
melakukan ekspansi ke pasar regional sebagai langkah antisipasi
menjelang MEA 2015. Penekanan terhadap pentingnya peningkatan kualitas
produk dan pelayanan untuk menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus
mendapatkan dan meningkatkan kepercayaan konsumen,” tuturnya.
Arief Mulyadi menyatakan temu nasabah UMK yang diprakarsai
Adisatrya dapat memberi partisipasi nyata untuk dapat mengoptimalkan
bisnis perseroan sebagai BUMN dalam mendukung program pemerintah,
khususnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. "Seiring
dengan terus bertumbuhnya profitabilitas perusahaan, kami pun terus akan
meningkatkan program pendampingan dan pelatihan kami kepada UMK, baik
secara kualitas maupun kuantitas," ungkapnya.