Header Ads

  • Breaking News

    PNM dan DPR Tingkatkan Sinergi Antar UMK

    Padang - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus melakukan Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) baik berbentuk Pelatihan, Pendampingan, Temu Bisnis dan lain-lain. BUMN yang ditugasi membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), melalui Cabang Lampung diadakan pelatihan PKU bagi nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) PNM.

    Direktur Bisnis Mikro I PNM, M. Lukman Rizal, berharap aktivitas pembiayaan dan pembinaan oleh PNM dapat membuat pelaku UMKM di Lampung bisa lebih maju dan berkembang, sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendukung percepatan pengembangan ekonomi lokal. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro, kecil (UMK) adalah dari sisi manajemen. Pelaku UMKM umumnya kurang mampu atau bahkan abai terhadap penerapan manajemen usaha yang baik dan terencana, semua dikerjakan berdasarkan rutinitas dan kebiasaan saja.

    “Padahal aspek manajemen begitu luas, mulai dari proses produksi, pemasaran, SDM hingga keuangan, dan itu perlu pengaturan yang lebih baik, apalagi bila telah melibatkan pekerja atau orang lain. Jika setiap pelaku UMK sudah mampu mempersiapkan faktor internal dan eksternal dalam berusaha kami yakin mereka akan siap menjadi pengusaha sukses yang tahan banting yang dicita-citakan oleh PNM,” jelasnya.  

    Pemimpin PNM Cabang Lampung, Mulyana Wiriakusuma, mengatakan pemberdayaan UMK dalam dimensi pembangunan nasional yang berlandaskan sistem ekonomi kerakyatan tidak hanya ditujukan untuk mengurangi masalah kesenjangan antar golongan, pendapatan antar pelaku, dan penyerapan tenaga kerja. Lebih dari itu, pengembangan UMK mampu memperluas basis ekonomi dan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi ekonomi nasional yang telah terbukti mampu bertahan saat krisis ekonomi tahun 1998.

    “Target yang ingin dicapai adalah meningkatkan performa serta kinerja nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) PNM Cabang Lampung. Komunikasi yang terjalin saat pelatihan pun diharapkan mampu memberikan solusi-solusi strategis yang sesuai dengan kondisi ekonomi lokal. Seiring dengan terus bertumbuhnya profitabilitas perusahaan, kami pun terus akan meningkatkan program pendampingan kami kepada UMK, baik secara kualitas maupun kuantitas,” ungkapnya. 

    Menurut dia, kegiatan pelatihan yang dipadukan dengan Temu Bisnis ini bertemakan “Jaringan Silaturahim & Sinergi UMK Mendorong Percepatan Pengembangan Usaha”.  Tema ini diambil karena PNM menyadari bahwa UMK tidak hanya membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya, namun juga membutuhkan akses informasi, pemasaran, keterampilan dan sinergi usaha dengan pelaku usaha (UMK) lainnya. 

    Istimewanya kegiatan kali ini juga dihadiri Anggota Komisi VI DPR, Dwie Aroem Hadiatie, yang juga membidangi sektor Koperasi & UMKM serta BUMN. Kehadiran Dwie Aroem merupakan tindak lanjut dari rapat dengar pendapat bersama PNM pada Februari lalu seputar akses UMKM terhadap permodalan dengan beberapa UMKM dan asosiasi industri di Lampung. Dwie bisa bertatap muka langsung dengan nasabah ULaMM PNM untuk berbagi informasi, mengenai kebijakan pemerintah dan dukungan serta tugas DPR terhadap pemberdayaan UMKM.  

    Selain itu, Dwie Aroem juga berbagi kiat dan pengalaman usahanya sebab sebelum menjadi legislator dia adalah seorang pelaku usaha. Dwie pun tentunya mendengarkan dan mencatat aspirasi dan kondisi para pelaku UMK  untuk menjadi bahasannya di Komisi VI DPR. Demikian relis yang diterima Singgalang. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728