Anyelir I Dapat Dukungan Untuk Jadi yang Terbaik
Dasawisma Anyelir I di RT.I/RW.IX, Kelurahan Lubuk Buaya, Koto Tangah,, mendapat dukungan penuh untuk menjadi terbaik I di tingkat Sumbar. Unsur Muspika Kecamatan Koto Tangah, lurah beserta jajarannya, Tim Penggerak PKK di kelurahan hingga kota, kelompok dasawisma se-Kelurahan Lubuk Buaya serta jajaran SKPD terkait berusaha agar wakil mereka bisa meraih juara.
Walikota Mahyeldi Ansyarullah pun menyempatkan hadir di acara itu. Begitu juga anggota DPRD Kota Padang, H. Maidestal Hari Mahesa.
Kehadiran pejabat dan pihak terkait ini amat menggembirakan. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Padang, Muji Susilawati mengatakan besarnya dukungan yang diberikan terhadap Dasawisma Anyelir I diharapkan bisa menjadi pertimbangan tim penilai dari provinsi untuk memilih dasawisma ini sebagai terbaik I Sumbar.
“Dari pemilihan kami di Kota Padang, inilah dasawisma terbaik. Banyak inovasi yang mereka lakukan sebagai kelompok terkecil pemberdayaan keluarga,” ujar Muji, Kamis (26/2).
Inovasi yang dilakukan Ketua Dasawisma Anyelir I bersama anggotanya telah dirasakan oleh 18 anggota dasawisma tersebut dan warga sekitar. Semua berkat pembinaan berjenjang yang dilakukan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Padang.
Ketua Dasawisma Anyelir I, Defi Trisni pun juga merasa senang melihat dukungan penuh yang ditunjukkan Pemko Padang bersama warga, terutama masyarakat Pondok Pinang dan sekitarnya.
Defi kepada tim penilai memperlihatkan apa yang dikatakannya saat presentasi di Gedung PKK Provinsi beberapa waktu lalu dan dinyatakan sebagai nominasi. “Semuanya amat gembira hingga penyambutan tim penilai begitu semarak. Terima kasih atas dukungannya terhadap kami,” ujarnya.
Tak hanya itu, 13 mahasiswa STKIP PGRI Padang yang praktik lapangan di Kelurahan Lubuk Buaya juga memberikan penilaian bagus terhadap warga komplek Pondok Pinang umumnya dan kelompok Anyelir I khususnya.
Pipit Ratnasih, mahasiswa Bimbingan dan Konseling STKIP PGRI bersama rekannya Dwika Susistri menyebutkan tingkat partisipasi warga tinggi terhadap kompleksnya. Pihak kelurahan dan kecamatan juga punya perhatian dan apresiasi tinggi terhadap warga. (zul)
Walikota Mahyeldi Ansyarullah pun menyempatkan hadir di acara itu. Begitu juga anggota DPRD Kota Padang, H. Maidestal Hari Mahesa.
Kehadiran pejabat dan pihak terkait ini amat menggembirakan. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Padang, Muji Susilawati mengatakan besarnya dukungan yang diberikan terhadap Dasawisma Anyelir I diharapkan bisa menjadi pertimbangan tim penilai dari provinsi untuk memilih dasawisma ini sebagai terbaik I Sumbar.
“Dari pemilihan kami di Kota Padang, inilah dasawisma terbaik. Banyak inovasi yang mereka lakukan sebagai kelompok terkecil pemberdayaan keluarga,” ujar Muji, Kamis (26/2).
Inovasi yang dilakukan Ketua Dasawisma Anyelir I bersama anggotanya telah dirasakan oleh 18 anggota dasawisma tersebut dan warga sekitar. Semua berkat pembinaan berjenjang yang dilakukan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Padang.
Ketua Dasawisma Anyelir I, Defi Trisni pun juga merasa senang melihat dukungan penuh yang ditunjukkan Pemko Padang bersama warga, terutama masyarakat Pondok Pinang dan sekitarnya.
Defi kepada tim penilai memperlihatkan apa yang dikatakannya saat presentasi di Gedung PKK Provinsi beberapa waktu lalu dan dinyatakan sebagai nominasi. “Semuanya amat gembira hingga penyambutan tim penilai begitu semarak. Terima kasih atas dukungannya terhadap kami,” ujarnya.
Tak hanya itu, 13 mahasiswa STKIP PGRI Padang yang praktik lapangan di Kelurahan Lubuk Buaya juga memberikan penilaian bagus terhadap warga komplek Pondok Pinang umumnya dan kelompok Anyelir I khususnya.
Pipit Ratnasih, mahasiswa Bimbingan dan Konseling STKIP PGRI bersama rekannya Dwika Susistri menyebutkan tingkat partisipasi warga tinggi terhadap kompleksnya. Pihak kelurahan dan kecamatan juga punya perhatian dan apresiasi tinggi terhadap warga. (zul)