PNPM Mandiri Perkotaan Kota Padang Sukses
Padang - Program PNPM Mandiri Perkotaan sangat diandalkan untuk penanggulangan kemiskinan pada berbagai kota di Indonesia. Berbagai program reguler, paket maupun lanjutan telah dirasakan manfaatnya oleh tujuh kota dan empat kabupaten di Sumbar.
Terbukti dengan tingginya tingkat partisipasi swadaya masyarakat. Masyarakat pun mendukung keberlangsungan program, meski tanpa ganti rugi jika pembebasan tanah yang terkena proyek PNPM Mandiri Perkotaan.
“Banyak program penanggulangan kemiskinan yang telah direalisasikan lewat program ini. Seluruh elemen bersinergi, swadaya masyarakat pun tinggi dan tingkat penyelewengan nyaris tak ada,” ujar Asisten I Setdako Padang, Wedistar usai membuka lokakarya PNPM Mandiri Perkotaan Kota Padang di Palanta, Selasa (17/2).
Diungkapkan, program ini mendukung pencapaian millenium development goals (MDG’s). Dalam kurun waktu 2006 hingga 2014 telah direalisasikan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) melalui Badan Keswadayaan Masyarakat/Lembaga Keswadayaan Masyarakat (BKM/LKM) di 11 kecamatan dan 104 kelurahan sebesar Rp118,064 miliar. Bantuan sebanyak itu terdiri dari Rp93,37 miliar dari APBN dan Rp24,69 dari APBD Kota Padang.
Realisasi BLM PNPM Mandiri Perkotaan ini dapat dibagi atas paket reguler di 104 kelurahan sebesar Rp86, 896 miliar, penanggulangan kemiskinan terpadu Rp12, 475 miliar untuk 24 kelurahan, penataan lingkungan permukimana berbasis komunitas Rp5,95 miliar di delapan kelurahan, percepatan perluasan pembangunan Rp3,75 miliar untuk 15 kelurahan, peningkatan peng hidupan masyarakat berbasis komunitas Rp2,3 miliar.
Kegiatan PNPM untuk pengurangan risiko bencana direalisasikan Rp2 miliar di empat kelurahan. Sementara untuk masterplan percepatan dan perluasan pengurangan kemiskinan Indonesia merealisasikan dana BLM PNPM sebesar Rp2,14 miliar di empat kelurahan.
Hasil-hasil yang telah dicapai ini membuktikan program mandiri perkotaan ini telah menjadi motor penggerak dalam percepatan pembangunan di berbagai kelurahan.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Padang, Muji Susilawati menambahkan program PNPM Mandiri Perkotaan telah berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dari aspek lingkungan telah berhasil dibuka akses jalan tanah 1.255 meter, jalan rabat beton 163.577 meter, jalan sirtu 4.650 meter. Juga berhasil dibuat saluran air 85.883 meter. Tembok penahan 16.480 meter.
Selain itu, ada 239 unit rumah yang direhab, pembuatan saluran irigasi sepanjang 2.731 meter. Dibangun 219 unit MCK dan sejumlah kegiatan skala kecil lainnya.
Pada aspek ekonomi telah digulirkan Rp29,956 miliar dengan jumlah kelompok sasaran 4.308 KSM. Penerima manfaatnya sekitar 26.608 orang. (zul)
Terbukti dengan tingginya tingkat partisipasi swadaya masyarakat. Masyarakat pun mendukung keberlangsungan program, meski tanpa ganti rugi jika pembebasan tanah yang terkena proyek PNPM Mandiri Perkotaan.
“Banyak program penanggulangan kemiskinan yang telah direalisasikan lewat program ini. Seluruh elemen bersinergi, swadaya masyarakat pun tinggi dan tingkat penyelewengan nyaris tak ada,” ujar Asisten I Setdako Padang, Wedistar usai membuka lokakarya PNPM Mandiri Perkotaan Kota Padang di Palanta, Selasa (17/2).
Diungkapkan, program ini mendukung pencapaian millenium development goals (MDG’s). Dalam kurun waktu 2006 hingga 2014 telah direalisasikan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) melalui Badan Keswadayaan Masyarakat/Lembaga Keswadayaan Masyarakat (BKM/LKM) di 11 kecamatan dan 104 kelurahan sebesar Rp118,064 miliar. Bantuan sebanyak itu terdiri dari Rp93,37 miliar dari APBN dan Rp24,69 dari APBD Kota Padang.
Realisasi BLM PNPM Mandiri Perkotaan ini dapat dibagi atas paket reguler di 104 kelurahan sebesar Rp86, 896 miliar, penanggulangan kemiskinan terpadu Rp12, 475 miliar untuk 24 kelurahan, penataan lingkungan permukimana berbasis komunitas Rp5,95 miliar di delapan kelurahan, percepatan perluasan pembangunan Rp3,75 miliar untuk 15 kelurahan, peningkatan peng hidupan masyarakat berbasis komunitas Rp2,3 miliar.
Kegiatan PNPM untuk pengurangan risiko bencana direalisasikan Rp2 miliar di empat kelurahan. Sementara untuk masterplan percepatan dan perluasan pengurangan kemiskinan Indonesia merealisasikan dana BLM PNPM sebesar Rp2,14 miliar di empat kelurahan.
Hasil-hasil yang telah dicapai ini membuktikan program mandiri perkotaan ini telah menjadi motor penggerak dalam percepatan pembangunan di berbagai kelurahan.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Padang, Muji Susilawati menambahkan program PNPM Mandiri Perkotaan telah berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dari aspek lingkungan telah berhasil dibuka akses jalan tanah 1.255 meter, jalan rabat beton 163.577 meter, jalan sirtu 4.650 meter. Juga berhasil dibuat saluran air 85.883 meter. Tembok penahan 16.480 meter.
Selain itu, ada 239 unit rumah yang direhab, pembuatan saluran irigasi sepanjang 2.731 meter. Dibangun 219 unit MCK dan sejumlah kegiatan skala kecil lainnya.
Pada aspek ekonomi telah digulirkan Rp29,956 miliar dengan jumlah kelompok sasaran 4.308 KSM. Penerima manfaatnya sekitar 26.608 orang. (zul)