Kampung Pondok Prioritaskan Perbaikan Drainase
menggelar demo. Melainkan mengikuti Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan itu, Jumat (24/1).
“Pada Musrenbang tahun ini kita memprioritaskan perbaikan drainase. Pertimbanganya adalah kebutuhan warga saat ini,” ujar Lurah Kampung Pondok, Ricky Januar.
Ricky menjelaskan pentingnya perbaikan drainase tersebut. Daerah yang baru satu tahun dipimpinnya itu banyak saluran air yang sudah tersumbat. Baik oleh sampah maupun oleh tanah.
Malah ada riol yang berada di bawah rumah warga seperti di kawasan Tanah Kongsi. Baru-baru ini riol yang kurang berfungsi diperbaiki setelah difasilitasi oleh anggota DPRD Padang, Paula Lindawati.
Kondisi ini diperparah pula oleh topografi sejumlah kawasan pada pusat perekonomian di Padang itu. Sejumlah daerah berupa cekungan yang lebih rendah dari sekitarnya, seperti Kawasan Dobi dan Tanah Kongsi.
Menurut Ricky, Jalan Dobi sepanjang 35 meter itu sering banjir. Warga sudah melaporkannya. Bahkan anggota DPRD sudah meninjau. Namun belum ada realisasi.
Ricky berharap warga pun sependapat dengannya. Sebab, jika jalan sudah bagus namun drainase tidak, maka akhirnya jalan itu rusak lagi lantaran tanah di bawahnya jadi lunak akibat sering terendam banjir.
Memang dana yang akan direalisasikan Rp50 juta. Sebanyak Rp35 juta untuk pembangunan fisik. Sisanya untuk pembiayaan pembangunan non fisik seperti perekonomian dan sosial budaya.
“Memang nilainya kecil. Kita harus bisa memanfaatkan semaksimal mungkin. Makanya diprioritaskan kebutuhan warga,” ujarnya.
Pernyataan Ricky dibenarkan Asnu Chaer. Ketua LPM Kelurahan Kampung Pondok. Dia menghimbau pengurus RT/RW, pemuda, majelis taklim, puskeskel, ibu PKK, KJKS, tokoh masyarakat yang hadir di Musrenbang itu untuk mengungkapkan apa kebutuhan mereka. Usulkan kebutuhan yang telah dibahas dalam rembug warga.
Asnu yang memimpin jalannya musyawarah itu mengingatkan usulan tersebut akan dibahas tim perumus. Yang tak dapat dilaksanakan lewat program ini akan diupayakan lewat PNPM, KJKS, APBD, CSR BNI dan lainnya.
Bahkan Paula Lindawati, anggota DPRD yang mewakili Padang Barat dan Padang Utara menawarkan usulan warga disalurkan lewat dana aspirasi dan hibah.
Dikatakan Paula, ada dana bantuan buat lembaga. Dari 20 lembaga di daerah pemilihannya yang dia salurkan, 16 disetujui dan mendapat bantuan tersebut. Ini tentu saja menambah semangat peserta Musrenbang dalam mengungkapkan aspirasi warga yang mereka wakili.
Hasil pembahasan tim perumus akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kecamatan Padang Barat. Menurut Kasi Pemberdayaan yang mewakili Camat Padang Barat, akan dilakukan pada minggu kedua Februari. (zul)