Menhan Bakal Hadiri Peresmian Monumen Bela Negara
Padang - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Purnomo Yusgiantoro sudah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri Peringatan Hari Bela Negara (HBN) yang akan diperingati pada tanggal 19 Desember di Monumen PDRI di Kabupaten Limapuluh Kota. Hal itu disampaikan Anggota DPR-HM. Azwir Dainy Tara setelah melakukan pertemuan dengan Purnomo Yusgiantoro.Azwir bertemu menteri bersama calon Angota DPD-RI HM.Yamin Ferrianto Tara, calon Anggota DPR-RI dari Dapil II Sumbar nomor urut 6 Hj. Ananda Mutiara Rezeky Tara, calon Anggota DPRD Provinsi Sumbar Muhammad Khomeiny Tara dan Muhammad Soeharto Danny Tara di kantor menteri pertahanan di Jalan Merdeka Barat, Jakarta.
“Saya sudah bertemu dengan Bapak Menteri Pertahanan dan beliau sudah bersedia untuk menghadiri peringatan Hari Bela Negara dan Peresmian Monumen Bela Negara di Kabupaten Limapuluh Kota pada pertengahan Desember mendatang,” katanya ketika dihubungi kemarin.
Disampaikan Azwir, peringatan HBN dilaksanakan untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara. Saat itu, ibukota yang masih di Jogjakarta diduduki oleh Belanda. Belanda pun mengumumkan pemimpin kemerdekaan Indonesia waktu itu sudah menyerah dan ditahan.
“Di saat keadaan genting itulah, Mr. Syafruddin Prawiranegara mengambil langkah membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Untuk mengenang peristiwa itulah pemerintah menetapkan tanggal 19 Desember setiap tahunnya sebagai Hari Bela Negara sesuai dengan Keputusan Presiden nomor 28,” urai Azwir.
Menurut Anggota DPR tiga kali berturut-turut itu, mantan Menteri ESDM itu sangat berkeinginan menghadiri rangkaian pelaksanaan peringatan HBN, yang telah disusun oleh Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Sementara itu, calon Anggota DPD utusan Sumatera Barat HM.Yamin Ferrianto Tara melihat begitu besarnya penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Sumatera Barat atas-atas jasa putra dan putri Ranah Minang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dari ancaman penjajahan.
“Peringatan Hari Bela Negara jangan hanya diperingati secara seremonial belaka. Hendaknya bisa menjadi contoh dan pedoman bagi generasi muda dalam mengisi berbagai kegiatan pembangunan dan terus berkarya untuk bangsa,” sebut putra sulung Azwir itu yang dipertegas adiknya Hj.Ananda Mutiara Rezeky Tara, menjadi pelecut semangat untuk terus berbuat yang terbaik untuk negeri ini. (zul)