Meriahkan Ultah dengan Lomba Pioneering dan Menggambar
Padang - Para guru dan murid SD Bustanul Ulum (SD BU) di Batu Busuk Kecamatan Pauh bergembira ria. Suasana ceria menyelimuti sekolah dasar mendapat CSR penuh PT Semen Padang, di usianya yang ke-31 itu. Mereka bergembira meski berlomba di tengah gerimis.
Tak hanya dinikmati sendiri, kegembiraan itu mereka tularkan ke sekolah dasar di Kecamatan Pauh. Mereka mengundang SD di kecamatan itu untuk mengikuti lomba pioneering dan lomba menggambar.
‘’Kami mengadakan lomba-lomba ini guna memperingati ulang tahun sekolah ini yang ke-31. Ini kegiatan perdana sejak sekolah ini didirikan 1982,’’ ujar Kepala Sekolah SD BU, Ris Mayetti, via telepon, Selasa (19/11).
Diungkapkan wanita yang baru tiga tahun ini jadi kepala sekolah di sana, dalam perlombaan yang digelar, Sabtu (17/11) itu ternyata mendapat sambutan luas. SD-SD di Kecamatan Lubuk Kilangan dan Padang Timur juga ikut berpartisipasi.
Diakui Ris, lomba yang mereka pilih lebih mengarah pada pembentukan karakter anak dan peningkatan kreatifitas anak. Sebab diamanatkan oleh Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Yuzri Boy, kegiatan di sekolah di lingkungan yayasan haruslah bisa membuat anak betah di sekolah. Peserta didik diajak senantiasa berfikir dan bersikap positif lewat kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan sekolah.
Pada lomba pioneering, yang dipertandingkan adalah kegiatan pembuatan tiang bendera. Anak-anak dituntut mahir menggunakan tali temali dan tongkat pramuka. Yang dinilai adalah kekompakan, kekokohan tiang, keindahan tiang yang dibuat dan waktu pembuatannya.
Sementara, di lomba meng gambar bertemakan lingkungan. Anak diminta mengekplorasi pelestarian lingkungan dalam gambar yang dibuatnya. Kata Ris, ini sejalan dengan upaya penyiapan SD BU untuk mengikuti lomba Adiwiyata pada 2014.
Dalam perlombaan tersebut, SD 02 Cupak Pauh berhasil memenangkan lomba pioneeering. Sementara SD Semen Padang mendominasi pada lomba menggambar.
Juara I diraih Everlin Felita dari SD Semen Padang 1 dan SD Semen Padang 2 mencatatkan nama Indah Dwiningsih pada juara III. Sedangkan juara II diraih Engly Dwi Yanti dari SD 15 Ulu Gadut.
Kegiatan ini tentu saja disambut baik oleh Ketua Yayasan Igasar, Yuzri Boy. Dia ikut larut dalam kegembiraan anak-anak di Kelurahan Lam bung Bukit itu.
Boy yang menginginkan peserta didik di lingkup yayasannya bisa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi mereka, ikut hujan-hujanan demi menyemangati peserta lomba.
‘’Kami juga memberikan perhatian yang sama kepada murid SD BU kendati lokasi sekolah mereka terpisah dari yang lainnya. Bahkan harus lebih karena mereka anak warga kurang berada yang ke sekolah itu saja harus berjalan naik turun bukit berkilometer-kilometer, namun tetap berprestasi,’’ ungkap Boy. (zul)
Tak hanya dinikmati sendiri, kegembiraan itu mereka tularkan ke sekolah dasar di Kecamatan Pauh. Mereka mengundang SD di kecamatan itu untuk mengikuti lomba pioneering dan lomba menggambar.
‘’Kami mengadakan lomba-lomba ini guna memperingati ulang tahun sekolah ini yang ke-31. Ini kegiatan perdana sejak sekolah ini didirikan 1982,’’ ujar Kepala Sekolah SD BU, Ris Mayetti, via telepon, Selasa (19/11).
Diungkapkan wanita yang baru tiga tahun ini jadi kepala sekolah di sana, dalam perlombaan yang digelar, Sabtu (17/11) itu ternyata mendapat sambutan luas. SD-SD di Kecamatan Lubuk Kilangan dan Padang Timur juga ikut berpartisipasi.
Diakui Ris, lomba yang mereka pilih lebih mengarah pada pembentukan karakter anak dan peningkatan kreatifitas anak. Sebab diamanatkan oleh Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Yuzri Boy, kegiatan di sekolah di lingkungan yayasan haruslah bisa membuat anak betah di sekolah. Peserta didik diajak senantiasa berfikir dan bersikap positif lewat kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan sekolah.
Pada lomba pioneering, yang dipertandingkan adalah kegiatan pembuatan tiang bendera. Anak-anak dituntut mahir menggunakan tali temali dan tongkat pramuka. Yang dinilai adalah kekompakan, kekokohan tiang, keindahan tiang yang dibuat dan waktu pembuatannya.
Sementara, di lomba meng gambar bertemakan lingkungan. Anak diminta mengekplorasi pelestarian lingkungan dalam gambar yang dibuatnya. Kata Ris, ini sejalan dengan upaya penyiapan SD BU untuk mengikuti lomba Adiwiyata pada 2014.
Dalam perlombaan tersebut, SD 02 Cupak Pauh berhasil memenangkan lomba pioneeering. Sementara SD Semen Padang mendominasi pada lomba menggambar.
Juara I diraih Everlin Felita dari SD Semen Padang 1 dan SD Semen Padang 2 mencatatkan nama Indah Dwiningsih pada juara III. Sedangkan juara II diraih Engly Dwi Yanti dari SD 15 Ulu Gadut.
Kegiatan ini tentu saja disambut baik oleh Ketua Yayasan Igasar, Yuzri Boy. Dia ikut larut dalam kegembiraan anak-anak di Kelurahan Lam bung Bukit itu.
Boy yang menginginkan peserta didik di lingkup yayasannya bisa menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi mereka, ikut hujan-hujanan demi menyemangati peserta lomba.
‘’Kami juga memberikan perhatian yang sama kepada murid SD BU kendati lokasi sekolah mereka terpisah dari yang lainnya. Bahkan harus lebih karena mereka anak warga kurang berada yang ke sekolah itu saja harus berjalan naik turun bukit berkilometer-kilometer, namun tetap berprestasi,’’ ungkap Boy. (zul)