Header Ads

  • Breaking News

    Minang Saiyo Gagas Pembentukan Koperasi Pengekspor Gambir


    Komoditas gambir bakal meramaikan Teluk Bayur. Salah satu primadona ekspor dari Sumbar itu diharapkan dapat mengembalikan Teluk Bayur sebagai pelabuhan bongkar muat barang keluar Sumbar.

    Harapan ini diungkapkan oleh Sekretaris organisasi kuliner Minang Saiyo, Nellyati, Minggu (15/9). Menurut dia Sumbar sebagai penghasil gambir yang bagus malah dikirim melalui Dumai atau pelabuhan lainnya. Sementara Pelindo II telah susah payah berinvestasi di Teluk Bayur. Tentu percuma jika tidak termanfaatkan secara optimal. 

    Katanya, gambir bakal digalakkan kembali di Sumbar. Ada investor yang minta disiapkan lahan baru seluas 20.000 hektar. “Kami mengusulkan pembukaan lahan baru itu di daerah Tanah Datar dan Sijunjung,” ucap Nelly.

    Nelly menegaskan perlunya pembukaan lahan baru tersebut mereka menginginkan gambir dikembangkan dengan cara moderen sedari awal. Jika getahnya nanti telah bisa diambil, maka pengambilannya hingga pengolahan dengan teknik yang ditetapkan oleh si investor.

    Menurut perempuan yang terkenal lewat dagangan kulinernya lamang limo kaum ini, penanganan gambir yang tertata dari awal ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas gambir yang dihasilkan. Dia mencontohkan kualitas nomor satu dihargai seratusan ribu rupiah, sementara kualitas yang nomor dua Rp42.000. Sungguh jauh bedanya.

    Selain itu, beda daerah, beda pula harganya. Lantaran penanganannya berbeda. Sehingga jika ditangani satu lembaga, kata Nelly, harga bisa dipatok sama. “Kita ingin lembaga itu berbentuk koperasi. Kini pembentukannya tengah digagas. Moga upaya kecil ini bermanfaat bagi pengembangan gambir di Sumbar,” harapnya. (zul)

    Tidak ada komentar

    Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya

    OKEBANA

    Menyajikan berita, informasi tentang geliat IMKM dan Koperasi di Sumbar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728