Pasar Raya Ramadhan Hari Ketiga; Kim Ala Koperasi Meriahkan Suasana
Eti Tabrani, produsen anekaminuman
dan makanan olahan dari rosella termasuk yang bergembira. Dia berlari ke pentas
dan dengan wajah sumringah menerima hadiahnya. “Alhamdulillah dapat hadiah,”
ujar Eti sambil tertawa.
Menurut Ance, anggota panitia,
acara kim ini baru diselenggarakan hari ini lantaran ada sumbangan dari Zakir
Kumar, pensiunan TNI yang pernah tujuh tahun bekerja di koperasi. “Sebagai
orang yang pernah bekerja di dinas koperasi saya ingin berbuat meski sudah
istirahat dari sana.
Dulunya hanya ikutan berdendang saja di acara-acara koperasi. Sekarang
berdendang kim bersama isteri karena itu profesi saya saat ini. Ini yang bisa saya
perbuat untuk memeriahkan acara ini,” ujar Zakir.
“Pak Zakir ingin turut
memeriahkan acara yang diadakan Dinas Koperasi UMKM Sumbar. Beliau yang juga
pentolan kim memeriahkan suasana lewat dendang kim. Hadiahnya dari peserta.
Jadilah acara dendang kim ala koperasi,” kata Ance.
Maka sibuklah sang MC, Ade
Maulana mengumumkan adanya dendang kim di ajang itu. Panitia sibuk membagikan
kupon kim. Mereka juga menggalang hadiah dari para peserta.
Peserta pun semangat
menyumbangkan hadiah. UKM binaan BUMN seperto Pos, Jamsostek, Semen Padang,
Jasa Raharja ikut serta berpartisipasi. Juga ada sumbangan hadiah dari Fiesta
Nugget, Denis Larusso Cosmetic, AXA Finansial, Mustika Ratu, PT Selatan Jaya,
dan lainnya. “Acara kim ini gratis, dari
peserta untuk peserta. Tak ada unsur judinya,” ujar Ade kepada Singgalang,
Kamis (2/8).
Pimpinan Keenan Fashion, Risma
Rossi menyambut gembira acara ini. Dia ikut pula menyumbangkan kemeja batik
dagangannya. “Kami turut gembira dengan upaya panitia untuk memeriahkan suasana
di ajang pameran ini. Jika kemeriahan acara ada tentu pengunjung semakin
banyak. Maka tak ada salahnya berbagi,” ujar lawyer yang terinspirasi berusaha
oleh tulisan Ippho Santosa itu.
Memasyarakatkan Batik
Rossi lewat Keenan ikut
memasyarakatkan batih. Dia tidak hanya menjual batik Solo dan Yogyakarta,
namun dia juga memberikan jasa permak gratis buat pelanggannya.
Barang bermutu asal ngasem dan
laweyan yang terkenal mutunya menambah popularitas Keenan di mata konsumennya. Apalagi
ada bonus berupa gelang batik, ikat pinggang batik dan aneka asesoris asli Yogyakarta yang diberikan. Makin banyak belanja, makin
banyak pula bonus yang diterima. “Bonus ini gratis, bukan termasuk dalam harga
belanjaan pelanggan,” ujar Rossi.
Tak heran jika banyak bidan,
dokter, PNS, pegawai BUMN yang menjadi pelanggan Rossi. Bahkan mereka menjadi reseller. Ada share keuntungan 20-25 persen bagi para
reseller. (zulfadli)