Header Ads

  • Breaking News

    Andre Rosiade: Berwirausaha Bisa Berawal dari Ide

    | Selasa | 1 Mei 2012 |

    Ketua Gerakan Nasional Ayo Jadi Pengusaha pada Hipmi Sumbar , Andre Rosiade menilai, siapa pun  bisa jadi pengusaha. Untuk membangun mimpi tersebut bisa berawal dari ide dan mesti punya jiwa juang yang tinggi.

    Hal itu diungkapkan Andre dalam perbincangannya dengan Singgalang di Hotel Pangeran’s Beach, Padang, Senin (30/4). “Rezeki paling banyak itu ada dunia usaha. Makanya, ayo jadi pengusa ha,” ujarnya.

    Membuka usaha baru, menurut Andre, tidak perlu modal besar. Yang penting itu, katanya, adalah ide. Banyak ide-ide usaha di sekitar kita yang bisa dija dikan peluang bisnis. Andre mencontohkan, suami istri yang umumnya bekerja saat ini akan membu tuhkan jasa laundry kiloan. Mereka pun butuh jasa baby sitter untuk mengurus anak-anak balita mereka. “Ini suatu peluang bisnis. Sekarang tinggal bagai mana kita menjadikan peluang tersebut menjadi usaha yang kita geluti,” ujar Andre.

    Menurutnya, dengan ada nya ide setiap orang bisa mengkomunikasikannya de ngan teman, rekan atau kenal an. Jika pandai mengkomunikasikannya, maka akan ada saja pihak yang mau meno long kelancaran bisnis ter sebut.  Andre berani berkata demikian karena dia telah mengalaminya sendiri. Saat dia jadi karyawan di peru sahaan jasa konsultan, ada tawaran kepada bosnya un tuk mengembangkan sayap bisnis ke pelumas industri. Bos Andre menolak tawaran tersebut lantaran ingin tetap di bisnis konsultan. “Saya melihat ini peluang, dan saya minta kepada bos untuk menggarapnya. Celakanya, saya tidak punya modal un tuk membeli pelumas indus tri dalam partai besar. Ide bisnis ada, uang tak punya. Saya komunikasikan dengan kenalan, mitra bahkan peru sahaan pemasok pelumas tersebut. Akhirnya saya bisa menjalankan usaha itu hing ga sekarang,” urai Andre.

    Perkataan Andre didukung oleh motivator dari Andalas Solusi Bisnis, Dedy Vitra Johor. Ide adalah uang. Dengan mengatakan ide ada lah uang maka kita akan termotivasi untuk memper banyak ide yang mampu dijual kepada banyak orang, dimana saja dan kapan saja. ”Ini masalah pola fikir saja. Dengan banyak ide kita akan punya banyak uang. Jadi dengan memiliki ide berarti kita telah punya modal uang,” ujar Dedy.

    Lain halnya jika uang diartikan sebagai alat pembayaran.”Setiap ada uang, yang ada di fikiran kita adalah uang kita gunakan untuk membayar utang, ba yar tagihan listrik, telepon dan sebagainya. Akhirnya kita tidak punya uang,” kata Dedy.   Baik Andre maupun Dedy menyatakan bahwa banyak peluang bisnis berasal dari ide kreatif. Barang bekas saja bisa jadi lahan bisnis. Begitu pula dengan maraknya iven atau kegiatan promosi berbagai produk. (zulfadli)

    Diterbitkan Harian Singgalang Edisi Selasa 1 Mei 2012 di halaman A-6
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728