Panitia 3R Uji Peluncur Roket Air
Padang - Panitia Kompetisi 3R berbahan dasar sampah, bertekad menjadikan program inisiasi yang mereka gagas mendulang sukses. Mereka menggelar berbagai persiapan demi kesuksesan acara yang akan mereka gelar akhir pekan ini.
“Berbagai persiapan telah kami lakukan demi kesuksesan lomba. Panitia dari Pemko Padang pun memberikan dukungan penuh di bawah koordinasi Asisten II, Didi Aryadi,” ujar Sekjen 3R Creative Media Award, Teddy Yantaria Riza, Kamis (15/5).
Dijelaskan Teddy bahwa instruktur yang bakal mendampingi 16 peserta yang lolos ke babak semifinal pun mengadakan gladi resik di halaman Sigma Institut. Mereka menyempurnakan dan menguji peralatan. Peluncur roket pun tak luput dari perhatian mereka. Mereka berupaya agar pembuatan hingga peluncuran roket air buatan peserta mengacu kepada standar lomba tingkat Asia Pasifik.
Pada lomba yang digelar di halaman Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Sumbar di Jalan Batang Arau Padang pada Sabtu (17/5), para pemenang ditentukan dari nilai total yang mereka dapatkan. Karya yang dikirim siswa ke panitia atas fasilitasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar dan daerah di Sumbar. Nilai itu digabung dengan hasil presentasi karya, mendisplay karya di arena lomba (dilakukan Jumat Sore), dan keberhasilan mereka menyelesaikan proyek roket air yang diberikan panitia.
Khusus, roket air, para peserta harus membuatnya secepat mungkin, sekreatif mungkin, dan mengupayakan agar roket mereka terbang setinggi mungkin dan lama mendaratnya dihitung oleh panitia. Peserta juga harus mengkalkulasikan arah luncuran, arah angin agar roket mereka mendarat di area yang telah ditentukan. (zul)
“Berbagai persiapan telah kami lakukan demi kesuksesan lomba. Panitia dari Pemko Padang pun memberikan dukungan penuh di bawah koordinasi Asisten II, Didi Aryadi,” ujar Sekjen 3R Creative Media Award, Teddy Yantaria Riza, Kamis (15/5).
Dijelaskan Teddy bahwa instruktur yang bakal mendampingi 16 peserta yang lolos ke babak semifinal pun mengadakan gladi resik di halaman Sigma Institut. Mereka menyempurnakan dan menguji peralatan. Peluncur roket pun tak luput dari perhatian mereka. Mereka berupaya agar pembuatan hingga peluncuran roket air buatan peserta mengacu kepada standar lomba tingkat Asia Pasifik.
Pada lomba yang digelar di halaman Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Sumbar di Jalan Batang Arau Padang pada Sabtu (17/5), para pemenang ditentukan dari nilai total yang mereka dapatkan. Karya yang dikirim siswa ke panitia atas fasilitasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar dan daerah di Sumbar. Nilai itu digabung dengan hasil presentasi karya, mendisplay karya di arena lomba (dilakukan Jumat Sore), dan keberhasilan mereka menyelesaikan proyek roket air yang diberikan panitia.
Khusus, roket air, para peserta harus membuatnya secepat mungkin, sekreatif mungkin, dan mengupayakan agar roket mereka terbang setinggi mungkin dan lama mendaratnya dihitung oleh panitia. Peserta juga harus mengkalkulasikan arah luncuran, arah angin agar roket mereka mendarat di area yang telah ditentukan. (zul)