Header Ads

  • Breaking News

    Batang Arau Bakal Dihujani Puluhan Roket

    Padang - Puluhan roket bakal menghujani Gedung Pertemuan Tarkim Dinas Prasjal Tarkim Provinsi Sumatera Barat, Batang Arau, Sabtu (17/5) depan. Roket buatan siswa SMA dan SMK se-Sumatera Barat ini akan menghiasi langit Muara Padang sepanjang hari itu.

    Ada 16 sekolah se-Sumbar yang terlibat. Mereka merakit sendiri serta meluncurkannya lewat pelontar roket sederhana.

    “Keterampilan membuat roket ini sebagai hadiah sekaligus uji kompetensi bagi tim sekolah yang seleksi tahap awal dala kegiatan Kompetisi Media Belajar Berbahan Utama Sampah Tingkat SMA/SMK/MA se-Sumatera Barat atau 3R Creative Media Award 2014,” ujar Ketua I Panitia Pelaksana, Didi Aryadi, Selasa (13/5).

    Dikatakan Didi kreativitas pelajar setingkat SMA itu pantas dihargai. Sebab mereka telah membuat alat-alat peraga yang bisa digunakan dalam memahami pembelajaran dalam bidang sains tingkat SMP sesuai Kurikulum 2013.

    Yang membanggakan, mereka membuatnya dari bahan bekas yang dipandang sampah oleh sebagian orang. Namun berkat kreatifitas peserta maka mereka bisa mengubah ‘sampah’ menjadi media pembelajaran siswa tingkat SMP sesuai Kurikulum 2013 tersebut.

    Penggunaan bahan bekas, kata pria yang juga Asisten Bidang Ekbang dan Kesra Setdako  Padang ini juga berperan mengurangi volume sampah rumah tangga dari sumbernya. Pelajar itu seolah diingatkan untuk memilah sampah yang akan dibuangnya lebih dulu.
    Pembuatan roket yang disebut Roket Air ini sejauh yang diketahui Didi telah diminati pelajar di Pulau Jawa. Bahkan dilombakan.

    “Untuk itulah dalam kegiatan perdana di kota ini, roket air dimasukkan dalam perlombaan. Jadi yang dinilai adalah karya yang dihasilkan di sekolah dan roket air type khusus buatan mereka dengan waktu terbatas pada saat lomba berlangsung,” ungkapnya.

    Pernyataan Didi diperkuat oleh Teddy Yantaria Riza, alumni Fakultas Teknik Universitas Andalas yang lama jadi fasilitator Space Education Awareness Kemenristek. Menurut dia,  water rocket atau yang lebih akrab disebut sebagai media belajar berbahan utama sampah roket air ternyata masih asing di kalangan umum, khususnya anak-anak sekolah.

    Terbukti, beberapa kali mengadakan pertunjukan dan pelatihan  water rocket di sekolah-sekolah mendapat sambutan yang antusias. Umumnya mereka penasaran bagaimana bisa botol bekas bisa meluncur tinggi hanya dengan mendapatkan tekanan angin yang sedikit. Sedangkan type roket air ada banyak tingkatan kesulitan menyesuaikan tingkat pendidikan peserta didik itu sendiri.

    Prinsip kerja dari Roket Air ini mengikuti “Hukum Newton III” dimana setiap aksi akan menimbulkan reaksi. Udara yang dipompakan ke dalam roket berisi air akan memberikan tekanan yang besar pada air. Sehingga air akan mencari jalan yang paling mudah untuk keluar dari dalam roket.

    Begitu kait pelempar ditarik, roket akan meluncur dengan jarak tergantung pada tekanan udara dalam roket serta jumlah air dalam roket. Untuk memaksimalkan gerak luncur roket, maka perlu dibuat desain yang memperhatikan tentang Mekanika Fluida atau aliran udara di sekitar roket. Selain itu juga dipertimbangkan pembagian beban roket pada bodi roket.

    Adapun sekolah berhasil lolos serta bakal bertarung dalam semifinal dan final kompetisi alat peraga berbahan dasar sampah ini adalah 16 dengan distribusi 6 sekolah dari Padang yakni SMA 4, SMA 5, SMA 10, SMA 11, SMA 13 dan SMTI. Masing-masing 2 sekolah dari Bukittinggi (SMA 1 dan SMK 1), Payakumbuh (SMA 1 dan SMA 5) dan Pesisir Selatan (SMK 1 Ranah Pesisir dan SMK 2 Painan).

    Daerah lainnya hanya berhasil menempatkan satu wakil pada acara yang dituanrumahi Kota Padang. Sekolah itu adalah SMA 5 Pariaman, SMA 2 Lubuk Basung, SMA 1 Sijunjung, SMA 1 Sawahlunto.

    Mereka harus mempertahankan karya mereka di depan juri yang telah ditentukan. Bahkan ada kemungkinan membuat kembali karya itu di depan juri. Proses pembuatan roket, peluncuran dan 'gaya' jatuh roket mereka jadi nilai tambah. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728