KATUA Dukung Sosialisasi dan Edukasi Green Creative
Padang – Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas (KATUA) sangat
mendukung kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Green Creative
Indonesia. Apalagi di dalam komunitas itu ada Himpunan mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas
Andalas (Unand).
Komunitas yang juga beranggotakan mahasiswa Kesehatan
Masyarakat Unand itu menunjukkan kepeduliannya terhadap dampak kabut asap di
Provinsi Riau. Mereka merasa terpanggil melihat warga Padang sebagai ibukota
Provinsi Sumbar yang sudah dipusingkan dengan polusi udara. Apalagi masker pun
habis di berbagai apotik di kota ini.
“Kondisi Kota Padang yang terkena dampak kabut asap dari
Riau sebagaimana dilaporkan mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Andalas sudah
dalam taraf berbahaya. Kami dari KATUA tentu sangat mendukung kepedulian mereka,”
ujar Sekjen DPP KATUA, Ilhamsyah Mirman yang didampingi Ketua KATUA Korwil
Sumbar, Martios Alius.
Dikatakan Ilham bahwa adik-adik yang masih mahasiswa saja
sudah bisa berbuat untuk masyarakatnya. Mereka mensosialisasikan bahaya polusi
udara terhadap kesehatan manusia. Tak hanya itu, mereka juga mengedukasi masyarakat
bagaimana menghadapi bencana kabut asap tersebut.
Edukasi itu mereka sampaikan lewat selebaran sederhana yang
mereka siapkan dalam waktu singkat. Begitu mereka dapatkan kondisi udara dari
Global Atmhospheric Watch (GAW) di Koto Tabang dini hari tadi, dan dicocokkan
dengan hasil pengujian mereka di Laboratorium Kualitas udara Fakultas Teknik Unand
mereka percepat kegiatan itu dari rencana semula.
Ditambahkan Martios, KATUA dengan berbagai elemennya tentu
mensuppor kegiatan adik-adik Mahasiswa Teknik Unand. Apalagi kegiatan itu
berdampak positif bagi masyarakat. “Kita akan fasilitasi apapun kegiatan positif
mereka. Tak usah takut. Bahkan eksponen KATUA pun siap memberikan bantuan
pendanaan yang bersifat stimulan bagi mereka,” tegas Martios. (zul)