Jalan Sekolah Terbuka, Yamin dan Delvi Dapat Suara
Limau Puruik - Seluruh elemen masyarakat Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman melaksanakan gotong royong. Warga membuka jalan baru ke SD 18 V Koto Timur, Minggu (16/3).
"Masyarakat dengan dukungan pemuka dan pemuda daerah ini patut diacungi jempol. Mereka selalu bersemangat mengikuti gotong royong, apalagi untuk kepentingan bersama," ujar Walinagari Limau Puruik, Arifnal di sela-sela menyemangati puluhan warganya.
Dikatakannya, berkat semangat kerjasama di kalangan masyarakat nagari yang dia pimpin sejak 2009 itu bisa melaksanakan pembangunan. Salah satu contohnya, terbuka jalan ke SD 18.
Disebutkan Arifnal, tanpa kerelaan keluarga besar Algamar mewakafkan tanah dan semangat gotong royong warga, mustahil jalan ini bisa dibuka. Bahkan mereka bertekad menjadikannya jalan rabat beton baik secara swadaya atau bantuan perantau maupun pemerintah.
Pembukaan jalan ke sekolah di Korong Padang Kajai tersebut menggembirakan Kepala Sekolahnya, Aplizar. Pria yang baru setahun memimpin sekolah itu, mengungkapkan jalan baru sepanjang 105 meter dengan lebar empat meter menunjang proses belajar mengajar di sekolahnya.
Anak-anak nantinya tak perlu lewat kebun kelapa atau berlumpur bila hujan. "Moga menambah semangat anak-anak belajar. Begitu juga animo masyarakat menyekolahkan anaknya," ujar Aplizar.
Dapat Suara
Pemuda setempat, Jufrinaldi menghimbau warga untuk membulatkan suara bagi, Hj. Delvi Meiyeti. Apalagi anggota DPRD Sumbar itu Anak Pisang keluarga besar Algamar yang telah mewakafkan tanahnya bagi kepentingan nagari.
Tak hanya itu, caleg dari partai Golkar untuk Kabupaten Padang Pariaman Zulnaidi pun dilirik warga. Begitu juga caleg PBB, Simet Jaya.
Bahkan calon anggota DPD, HM Yamin Feryanto Tara, juga didaulat mendapat dukungan warga. Ernita Tati, tokoh wanita yang juga kader Golkar Limau Puruik memberi jaminan bahwa anak Azwir Daini Tara tersebut tak akan melupakan orang yang mengantarnya ke Senayan.
Sebagai wujud perhatiannya, Yamin Tara menyuruh Aplizar segera menghitung biaya perkerasan jalan ke SD yang dipimpinnya. Yamin minta laporannya sebagai pertimbangan dalam memberi bantuan. (Zul)
"Masyarakat dengan dukungan pemuka dan pemuda daerah ini patut diacungi jempol. Mereka selalu bersemangat mengikuti gotong royong, apalagi untuk kepentingan bersama," ujar Walinagari Limau Puruik, Arifnal di sela-sela menyemangati puluhan warganya.
Dikatakannya, berkat semangat kerjasama di kalangan masyarakat nagari yang dia pimpin sejak 2009 itu bisa melaksanakan pembangunan. Salah satu contohnya, terbuka jalan ke SD 18.
Disebutkan Arifnal, tanpa kerelaan keluarga besar Algamar mewakafkan tanah dan semangat gotong royong warga, mustahil jalan ini bisa dibuka. Bahkan mereka bertekad menjadikannya jalan rabat beton baik secara swadaya atau bantuan perantau maupun pemerintah.
Pembukaan jalan ke sekolah di Korong Padang Kajai tersebut menggembirakan Kepala Sekolahnya, Aplizar. Pria yang baru setahun memimpin sekolah itu, mengungkapkan jalan baru sepanjang 105 meter dengan lebar empat meter menunjang proses belajar mengajar di sekolahnya.
Anak-anak nantinya tak perlu lewat kebun kelapa atau berlumpur bila hujan. "Moga menambah semangat anak-anak belajar. Begitu juga animo masyarakat menyekolahkan anaknya," ujar Aplizar.
Dapat Suara
Pemuda setempat, Jufrinaldi menghimbau warga untuk membulatkan suara bagi, Hj. Delvi Meiyeti. Apalagi anggota DPRD Sumbar itu Anak Pisang keluarga besar Algamar yang telah mewakafkan tanahnya bagi kepentingan nagari.
Tak hanya itu, caleg dari partai Golkar untuk Kabupaten Padang Pariaman Zulnaidi pun dilirik warga. Begitu juga caleg PBB, Simet Jaya.
Bahkan calon anggota DPD, HM Yamin Feryanto Tara, juga didaulat mendapat dukungan warga. Ernita Tati, tokoh wanita yang juga kader Golkar Limau Puruik memberi jaminan bahwa anak Azwir Daini Tara tersebut tak akan melupakan orang yang mengantarnya ke Senayan.
Sebagai wujud perhatiannya, Yamin Tara menyuruh Aplizar segera menghitung biaya perkerasan jalan ke SD yang dipimpinnya. Yamin minta laporannya sebagai pertimbangan dalam memberi bantuan. (Zul)