Semua Bersinergi Untuk Penyambutan Luar Biasa Bung Hatta Muda
mahasiswa baru (PKKMB) memberikan nuansa beda terhadap kegiatan itu. Keduanya, Komandan Korem 032/WBR Brigjen Bakti Agus F. dan Komandan Lanud Sutan Syahrir Kolonel (Pnb) Eko Sujatmiko berhasil memunculkan kebanggaan bagi Bung Hatta Muda.
Bakti Agus yang yang sebenarnya punya sejumlah agenda yang harus dihadirinya, memberikan prioritas kepada Universitas Bung Hatta. Dia ingin bertemu dengan Bung Hatta Muda dan ingin melihat seberapa bangga mereka kuliah di universitas yang menyandang nama besar Mohammad Hatta.
"Saya asal Purwokerto. Di daerah kami ada Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kami bangga terhadap Unsoed dan memelihara kebanggaan itu dengan berbagai cara. Harusnya adik-adik semua punya kebanggaan juga terhadap kampus ini, Universittas Bung Hatta. Dia pahlawan dari daerah Minangkabau, pupuk kebanggaan bisa kuliah di sini dan jadi bagian dari barisan penjaga marwah Bung Hatta," ujarnya di hadapan 1.426 mahasiswa baru yang memenuhi halaman auditorium Kampus II Air Pacah, Kamis (7/9).
Sebagai pembuka, Bakti Agus memberikan yel-yel buat mahasiswa baru itu. Setiap sang Jenderal meneriakkan siapa kita? Harus dijawab sebagai penerus perjuangan Bung Hatta. Yel-yel ini diulang hingga semua mahasiswa menjawabnya berbarenga yang disambut tepuk tangan meriah.
"Adik-adik semua adalah penerus perjuangan Bung Hatta. Pahlawan sekaligus proklamator yang berasal dari Ranah Minang. Ini keba nggaan pertama yang harus adik-adik pegang. Yakinlah suatu saat adik-adik yang berdiri di sini menggantikan kami," tegasnya.
Bakti Agus memotivasi mahasiswa baru punya jiwa pahlawan. Pahlawan adalah mereka yang selalu ingin berbuat apa yang mereka bisa untuk negeri ini.
Sementara Danlanud Eko Sujatmiko memberikan kebanggaan dengan menyapa Bung Hatta muda dari angkasa. Begitu Danrem Bakti Agus menyudahi motivasi singkatnya, empat penerbang paramotor yang dipimpin Mayor Tek Wahyudi Krisdiyanto terlihat mendekat. Ikut di dalamnya Kandris Asrin, Apris Jon dan Subagyo.
Mereka mengucapkan Selamat Datang Mahasiswa Baru dan Universitas Bung Hatta Keren. Spanduk yang diterbangkan empat paramotor tersebut mengitari langit Air Pacah dan sekitarnya. Mereka berulangkali berputar dan setiap penerbang paramotor yang membawa spanduk merendah, para mahasiswa tanpa dikomando berteriak dan bertepuk meriah.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Azwar Ananda menyebutkan kebanggaan yang diberikan kepada Bung Hatta muda merupakan bagian dari rangkaian penanaman empat pilar kepada para mahasiswa baru. Keempatnya kebunghattaan, bela negara, ketahanan nasional, dan NKRI.
"Keempatnya perlu diberikan kepada mahasiswa baru mengingat kondisi kekinian," ujar Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Azwar Ananda.
Azwar Ananda menjelaskan materi-materi itu dipilih karena saat ini orang sering meneriakkan NKRI harga mati. Di sini kita perjelas dan dikaitkan dengan bela negara dan ketahanan nasional. Bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban setiap warga negara.
Adapun kebunghattaan, diberikan agar setiap insan di universitas ini tidak hanya sekadar bangga menyandang nama Bung Hatta. Dengan materi kebunghattaan dipaparkan bagaimana betul Bung Hatta itu. Diharapkan mereka bisa merefleksikan pribadi Bunghatta.
Di iven itu, General Manajer Telkom Witel II Sumbar Darmawi dan Pimpinan BNI 46 Wilayah Sumbar Riau dan Jambi Iwan Afandi, turut serta berbagi kebanggaan. Telkom siap membranding UBH dan BNI memberi dukungan yang mereka bisa. (zul)