Rindu Adabiah Jadi Sekolah Terkemuka di Indonesia
"Anak-anakku, kau harus jadi pemimpin di negeri ini. Kita punya pendukung sarana dan prasarananya. Tinggal tekad dan perjuangan kalian untuk meraihnya serta para guru yang siap bersinergi mengantar kalian ," ujar Wakil Ketua Pembina Yayasan Syarikat Oesaha (YSO) Adabiah Dr. Bachtiar Chamsyah di hadapan para siswa, guru, kepala sekolah, semua elemen di yayasan, forkompimda serta OPD tingkat kota dan provinsi, Rabu (23/8).
Bachtiar Chamsyah memberi penegasan Minangkabau etnis yang cerdas, ulet dan cinta NKRI. Jangan pernah meragukan hal ini.
Bachtiar mencontohkan, di saat daerah lain larut dalam feodalisme, tokoh-tokoh minangkabau sudah mendirikan sekolah untuk mencerdaskan anak negeri. Mereka sudah menanamkan nasionalisme, cinta terhadap tanah air.
Saat sahabat dari daerah lain belum memikirkan kata merdeka, Tan Malaka sudah menyatakan kata merdeka. Bukan hanya itu, dia bergerak untuk mencapai kemerdekaan tersebut. Dia putra Minangkabau.
Putra minang juga yang memikirkan tatanan ekonomi kerakyatan. Tatanan ekonomi yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat secara adil dan merata menurut kontribusi yang diberikannya. "Dialah Mohammad Hatta. Dia salah satu pendiri republik ini. Tegakkan kepala. Banggalah sebagai orang minang dan bangga jadi bagian Adabiah" ujarnya.
Dia memuji tema HUT yang menyatakan Majulah Adabiah Majulah Negeriku, punya pengertian yang mendalam. Memajukan Adabiah pasti memajukan negeri karena di sekolah-sekolahnya dididik generasi penerus bangsa ini.
Putra Bayur Maninjau itu mengungkapkan kerinduannya untuk melihat Adabiah jadi sekolah terbaik di tanah air. Ini impiannya yang juga dititipkan Ketua Pembina, Jenderal Polisi Prof. Dr.Awaloeddin Djamin.
"Dulu orang-orang dari daerah lain yang datang berguru ke sekolah dan pesantren di Minangkabau. Mari kita bersama-sama mengupayakannya hingga Adabiah jadi yang terkemuka di Indonesia. Jadi kiblat pendidikan nasional," ujarnya mengajak dan memotivasi keluarga besar Adabiah.
Menyikapi harapan dan impian pembina tersebut, Ketua YSO Dr. Ali Asmar akan berupaya merealisasikannya. Pengurus dengan dukungan kepala sekolah, guru dan karyawan di enam sekolah di bawah naungan akan terus berupaya mempertajam program kerja tahunan.
"Keunggulan-keunggulan yang dimiliki sekolah-sekolah Adabiah terus ditingkatkan. Begitu juga kompetensi gurunya. Didukung pula fasilitas yang terus ditambah dan dibenahi. Kepercayaan masyarakat yang makin meningkat jadi modal besar kami," ujar Sekdaprov Sumbar yang mewakili kehadiran Gubernur Irwan Prayitno di acara itu.
Ali Asmar menyatakan pula kebanggaannya atas pencapaian prestasi peserta didik di sekolah-sekolah yayasan. Prestasi itu selain meningkatkan kualitas siswa bersangkutan juga mengharumkan nama Adabiah.
Dengan dipoles pendidikan karakter yang bersumber dari lima prinsip keadabiahan diharap bisa melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa, tokoh berskala nasional dan internasional sebagaimana di abad pertama kehadiran Adabiah.
"Kita juga bakal membangun tamansari yang memuat relief 15 pahlawan dari berbagai daerah di Sumbar. Kemungkinan nanti bakasel bertambah. Ini untuk menyadarkan kita lahir di tanah pejuang. Semoga bisa memotivasi dan menginspirasi secara universal," ujarnya diamini Ketua Pelaksana Azmal Zen dan Sekretarisnya Rustam. (zul)
